5.200 Ton Debu Angkasa Jatuh ke Bumi Setiap Tahun
Selasa, 13 April 2021 - 09:02 WIB
Tetapi di Adélie Land, Antartika, dekat stasiun penelitian Concordia Prancis-Italia, hujan salju sangat mudah ditemukan dan hanya ada sedikit debu terestrial.
Lebih dari 20 tahun, fisikawan Pusat Penelitian Ilmiah Nasional Prancis (CNRS) Jean Duprat dan rekan-rekannya telah melakukan enam ekspedisi ke daerah tersebut untuk mengumpulkan partikel angkasa.
Ekstrapolasi di Antartika tengah, para peneliti menemukan bahwa sekitar 5.200 ton (4.700 metrik ton) partikel kecil berukuran diameter antara 30 dan 200 mikrometer, jatuh ke Bumi setiap tahun. Itu menjadikan partikel-partikel kecil sebagai sumber paling melimpah dari materi luar angkasa di Bumi.
Mereka memperkirakan bahwa sekitar 15.000 ton debu antariksa awalnya memasuki atmosfer setiap tahun. Sekitar 80% debu mungkin berasal dari komet yang dikenal sebagai komet periode Jupiter, tulis para peneliti.
BACA JUGA: 7 Batu Luar Angkasa Berisi Alien Lewati Bumi Setiap Tahun
Lebih dari 20 tahun, fisikawan Pusat Penelitian Ilmiah Nasional Prancis (CNRS) Jean Duprat dan rekan-rekannya telah melakukan enam ekspedisi ke daerah tersebut untuk mengumpulkan partikel angkasa.
Ekstrapolasi di Antartika tengah, para peneliti menemukan bahwa sekitar 5.200 ton (4.700 metrik ton) partikel kecil berukuran diameter antara 30 dan 200 mikrometer, jatuh ke Bumi setiap tahun. Itu menjadikan partikel-partikel kecil sebagai sumber paling melimpah dari materi luar angkasa di Bumi.
Mereka memperkirakan bahwa sekitar 15.000 ton debu antariksa awalnya memasuki atmosfer setiap tahun. Sekitar 80% debu mungkin berasal dari komet yang dikenal sebagai komet periode Jupiter, tulis para peneliti.
BACA JUGA: 7 Batu Luar Angkasa Berisi Alien Lewati Bumi Setiap Tahun
Lihat Juga :