Waspada Modus Phising Lewat Tautan Giveaway PS5
Minggu, 11 April 2021 - 20:06 WIB
Perusahaan keamanan siber Kaspersky menemukan cukup banyak penipuan yang memberi iming-iming hadiah PlayStation 5 (PS5) di internet. Foto/dok
JAKARTA - Perusahaan keamanan siber Kaspersky menemukan cukup banyak penipuan yang memberi iming-iming hadiah PlayStation 5 (PS5) di internet.
Perusahaan asal Rusia tersebut menemukan ada beberapa model phishing yang digunakan untuk menyebarkan tautan hadiah PS5, salah satunya melalui email.
BACA: Awas, Penjahat Siber Punya Modus yang Enggak Bakal Disangka Gamer
Email phishing berisi biasanya penawaran untuk kesempatan memenangkan PlayStation 5 secara gratis. Padahal pengirim dibalik email tersebut tidak jelas keasliannya.
Pasalnya para penipu menggunakan nama pengirim yang mirip dengan organisasi betulan, namun, tidak berhubungan dengan konsol game, misalnya perusahaan farmasi.
Tangan-tangan jahil itu biasanya meminta korban untuk mengikuti kompetisi dengan mendaftarkan alamat email, setelah itu korban diminta membuka situs e-commerce abal-abal.
Untuk memanipulasi emosi korban, penipu mengatakan korban adalah salah satu pemenang undian hanya memberikan waktu beberapa detik untuk memberikan konfirmasi, seolah hadiah akan hangus jika tidak segera mengiyakan.
Perusahaan asal Rusia tersebut menemukan ada beberapa model phishing yang digunakan untuk menyebarkan tautan hadiah PS5, salah satunya melalui email.
BACA: Awas, Penjahat Siber Punya Modus yang Enggak Bakal Disangka Gamer
Email phishing berisi biasanya penawaran untuk kesempatan memenangkan PlayStation 5 secara gratis. Padahal pengirim dibalik email tersebut tidak jelas keasliannya.
Pasalnya para penipu menggunakan nama pengirim yang mirip dengan organisasi betulan, namun, tidak berhubungan dengan konsol game, misalnya perusahaan farmasi.
Tangan-tangan jahil itu biasanya meminta korban untuk mengikuti kompetisi dengan mendaftarkan alamat email, setelah itu korban diminta membuka situs e-commerce abal-abal.
Untuk memanipulasi emosi korban, penipu mengatakan korban adalah salah satu pemenang undian hanya memberikan waktu beberapa detik untuk memberikan konfirmasi, seolah hadiah akan hangus jika tidak segera mengiyakan.
Lihat Juga :