Rumus Firaun Bangun Piramida, Bikin Rakyat Menderita ?
Minggu, 11 April 2021 - 15:14 WIB
Setelah Firaun Den naik tahta di usia mudanya, mulai membangun makamnya, piramida. Demi secepatnya menyelesaikan pembangunan piramida itu, Firaun memberi perintah untuk menaikkan pajak, manambah jumlah budak pekerja menyebabkan seluruh rakyat seantero Mesir menderita.
Pakar asal Mesir itu yakin dia memiliki jawaban atas bagaimana peradaban kuno mampu membangun struktur yang rumit, meski kekurangan teknologi modern.
Para peneliti dari Glen Dash Research Foundation yang berbasis di Amerika Serikat dan Asosiasi Riset Mesir Kuno (AERA) sebelumnya mengidentifikasi adanya 'cacat' pada struktur bangunan tersebut.
Melansir Express, Kamis, 12 November, sebuah teori populer menunjukkan bahwa struktur berusia 4.500 tahun, yang diperkirakan berbobot lebih dari enam juta ton, dibangun setelah batu-batu besar dipindahkan dari tambang terdekat, diseret dan diangkat ke tempatnya.
Para ahli menemukan, tiga sisi dasar piramida pernah memiliki panjang antara 230,295 meter dan 230,373 meter, tetapi sisi barat berada antara 230,378 meter dan 230,436 meter - yang berarti turun sekitar 14,1 cm.
Namun, sisi-sisinya sangat pas, bersama dengan titik-titik mata angin utara, selatan, timur dan barat, dengan ketiga piramida terbesar Mesir - dua di Giza dan satu di Dahshur - sangat selaras.
Arkeolog dan insinyur Glen Dash berkata: "Ketiga piramida menunjukkan kesalahan yang sama, mereka diputar sedikit berlawanan arah jarum jam dari titik mata angin.”
Pakar asal Mesir itu yakin dia memiliki jawaban atas bagaimana peradaban kuno mampu membangun struktur yang rumit, meski kekurangan teknologi modern.
Para peneliti dari Glen Dash Research Foundation yang berbasis di Amerika Serikat dan Asosiasi Riset Mesir Kuno (AERA) sebelumnya mengidentifikasi adanya 'cacat' pada struktur bangunan tersebut.
Melansir Express, Kamis, 12 November, sebuah teori populer menunjukkan bahwa struktur berusia 4.500 tahun, yang diperkirakan berbobot lebih dari enam juta ton, dibangun setelah batu-batu besar dipindahkan dari tambang terdekat, diseret dan diangkat ke tempatnya.
Para ahli menemukan, tiga sisi dasar piramida pernah memiliki panjang antara 230,295 meter dan 230,373 meter, tetapi sisi barat berada antara 230,378 meter dan 230,436 meter - yang berarti turun sekitar 14,1 cm.
Namun, sisi-sisinya sangat pas, bersama dengan titik-titik mata angin utara, selatan, timur dan barat, dengan ketiga piramida terbesar Mesir - dua di Giza dan satu di Dahshur - sangat selaras.
Arkeolog dan insinyur Glen Dash berkata: "Ketiga piramida menunjukkan kesalahan yang sama, mereka diputar sedikit berlawanan arah jarum jam dari titik mata angin.”
Lihat Juga :