Perubahan Iklim, India Kritik Negara Maju Soal Target Pengurangan Emisi
Kamis, 01 April 2021 - 15:44 WIB
Singh mengatakan, target karbon netral pada 2060 terlalu jauh jika sekarang ini orang-orang mengeluarkan emisi lebih cepat dan membuat dunia tidak bertahan. "Jadi apa yang akan Anda lakukan dalam lima tahun ke depan itulah yang ingin diketahui dunia," katanya.
Sementara itu, Menteri China Zhang Jianhua mengatakan pada acara virtual IEA bahwa negaranya ingin meningkatkan saling pengertian dan rasa saling percaya untuk bekerja sebagai satu tentang masalah perubahan iklim.
Baik India maupun China melihat diri mereka sebagai negara berkembang. Keduanya ingin agar negara-negara Barat yang lebih kaya harus memimpin dalam hal perbaikan iklim.
Utusan khusus AS untuk perubahan iklim, John Kerry mengatakan bahwa tidak akan ada rencana pemotongan karbon yang sama untuk setiap negara, tetapi setiap orang harus berbuat lebih banyak. (Baca juga: Game PUBG Lite Akan Dihentikan Pada Akhir April 2021)
"Para ilmuwan memberi tahu kita bahwa kita tidak melakukan cukup perubahan dalam 10 tahun ke depan untuk menjaga suhu bumi pada 1,5 C. Kita bahkan tidak dapat mencapai peta jalan untuk nol bersih pada tahun 2050," katanya.
Sementara itu, Menteri China Zhang Jianhua mengatakan pada acara virtual IEA bahwa negaranya ingin meningkatkan saling pengertian dan rasa saling percaya untuk bekerja sebagai satu tentang masalah perubahan iklim.
Baik India maupun China melihat diri mereka sebagai negara berkembang. Keduanya ingin agar negara-negara Barat yang lebih kaya harus memimpin dalam hal perbaikan iklim.
Utusan khusus AS untuk perubahan iklim, John Kerry mengatakan bahwa tidak akan ada rencana pemotongan karbon yang sama untuk setiap negara, tetapi setiap orang harus berbuat lebih banyak. (Baca juga: Game PUBG Lite Akan Dihentikan Pada Akhir April 2021)
"Para ilmuwan memberi tahu kita bahwa kita tidak melakukan cukup perubahan dalam 10 tahun ke depan untuk menjaga suhu bumi pada 1,5 C. Kita bahkan tidak dapat mencapai peta jalan untuk nol bersih pada tahun 2050," katanya.
(ysw)
Lihat Juga :