Limbah Kopi Terbukti Dapat Menyuburkan Lahan Kritis
Rabu, 31 Maret 2021 - 23:16 WIB
Peneliti menyebarkan ampas kopi, produk limbah produksi kopi, di lahan pertanian tua berukuran 35 x 40 meter. Hasilnya, lahan menjadi subur untuk reboisasi. Foto/Ist
JAKARTA - Percaya atau tidak, limbah kopi ternyata sangat bermanfaat untuk menyuburkan tanah. Setidaknya ini terjadi dalam penelitian di Kosta Rika.
Sebanyak 30 truk penuh limbah kopi ditebar ke lahan reboisasi . Hasilnya, hutan pulih jauh lebih cepat. Baca juga: Varian Terbaru Nespresso, Sensasi Rasa Kopi Dari Enam Negara
Peneliti menyebarkan ampas kopi , produk limbah produksi kopi, di lahan pertanian tua berukuran 35 x 40 meter. “Hasilnya dramatis,” kata Dr Rebecca Cole dari University of Hawai'i, penulis utama studi tersebut, seperti disitat laman Science Focus.
“Area yang diolah dengan lapisan tebal pulp kopi berubah menjadi hutan kecil hanya dalam dua tahun. Sementara plot kontrol tetap didominasi oleh rumput padang rumput non-asli,” tuturnya.
Bekerja dengan kolaborator dari universitas riset Swiss ETH-Zurich, tim Cole menyebarkan lapisan bubur kopi setebal setengah meter ke seluruh area. Ini menghilangkan spesies rumput invasif, memungkinkan pohon asli untuk tumbuh kembali dengan cepat, benih mereka menyebar melalui angin dan penyebaran hewan.
Setelah dua tahun, area yang diolah dengan bubur kopi memiliki 80% tutupan kanopi dibandingkan 20% di area kontrol. Pohon-pohon di area pulp kopi juga empat kali lebih tinggi dan secara signifikan terdapat tingkat nutrisi yang lebih tinggi di dalam tanah, termasuk karbon, nitrogen, dan fosfor.
Sebanyak 30 truk penuh limbah kopi ditebar ke lahan reboisasi . Hasilnya, hutan pulih jauh lebih cepat. Baca juga: Varian Terbaru Nespresso, Sensasi Rasa Kopi Dari Enam Negara
Peneliti menyebarkan ampas kopi , produk limbah produksi kopi, di lahan pertanian tua berukuran 35 x 40 meter. “Hasilnya dramatis,” kata Dr Rebecca Cole dari University of Hawai'i, penulis utama studi tersebut, seperti disitat laman Science Focus.
“Area yang diolah dengan lapisan tebal pulp kopi berubah menjadi hutan kecil hanya dalam dua tahun. Sementara plot kontrol tetap didominasi oleh rumput padang rumput non-asli,” tuturnya.
Bekerja dengan kolaborator dari universitas riset Swiss ETH-Zurich, tim Cole menyebarkan lapisan bubur kopi setebal setengah meter ke seluruh area. Ini menghilangkan spesies rumput invasif, memungkinkan pohon asli untuk tumbuh kembali dengan cepat, benih mereka menyebar melalui angin dan penyebaran hewan.
Setelah dua tahun, area yang diolah dengan bubur kopi memiliki 80% tutupan kanopi dibandingkan 20% di area kontrol. Pohon-pohon di area pulp kopi juga empat kali lebih tinggi dan secara signifikan terdapat tingkat nutrisi yang lebih tinggi di dalam tanah, termasuk karbon, nitrogen, dan fosfor.
Lihat Juga :