Perlu Teknologi Ini untuk Mengubah Air Limbah Menjadi Air Bersih

Sabtu, 27 Maret 2021 - 20:17 WIB
Butuh banyak langkah untuk mengolah limbah cair menjadi air bersih. Karena itu butuh komitmen perusahaan untuk mengolah air limbah menjadi air sesuai baku mutu pemerintah. Foto/Nature.com
JAKARTA - Isu lingkungan kerap menjadi perhatian masyarakat terhadap operasional sebuah pabrik , khususnya menyangkut air limbah . Untuk itu, PT Ajinomoto Indonesia terus berkomitmen mendukung pemerintah dalam menjaga lingkungan. Baca juga: Jaga Ekosistem Lingkungan Hidup, Bridgestone Dorong Penggunaan Karet Alam

Salah satunya melalui program Peningkatan Pengelolaan Air Limbah (WMI). Menurut Deputy Factory Manager PT Ajinomoto Indonesia, Pabrik Mojokerto, Hariyono, konsep WMI sesuai dengan salah satu inisiatif keberlanjutan global perusahaan untuk mengurangi kerusakan lingkungan global saat memproduksi produk-produk. Sekaligus sebagai upaya meningkatkan kualitas air di Indonesia.



Hariyono menjelaskan, proses pengolahan limbah cair dari penerimaan, dari proses produksi (influent) sampai dengan release (effluent), membutuhkan waktu proses (treatment) sekitar 10-12 jam dan beroperasi secara terus-menerus selama 24 jam/hari.

“Pengolahan limbah cair menjadi air bersih ini dilakukan di dua pabrik kami di Mojokerto, Jawa Timur dan Karawang, Jawa Barat. Namun, Pabrik Mojokerto dan Karawang berbeda secara proses dan kapasitasnya, karena menyesuaikan dengan jenis proses produksinya dan juga lokasinya," ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!