Hewan Peliharaan Ternyata Ikut Menyumbang Emisi Karbon Sangat Tinggi

Senin, 22 Maret 2021 - 12:16 WIB
Dalam sebuah studi tahun 2017, Okinawa memperkirakan 160 juta kucing dan anjing domestik di AS bertanggung jawab atas antara 25-30 persen dari dampak lingkungan dari daging yang dikonsumsi di negara tersebut. Itu berarti 64 juta ton CO2, setara dengan emisi tahunan 13 juta mobil bensin atau diesel.

Kelly Swanson, seorang profesor nutrisi hewan di University of Illinois, membantah temuan penelitian tersebut, dengan mengatakan bahwa penghitungan tersebut didasarkan pada asumsi yang tidak akurat. (Baca juga: Ilmuwan Ini Menjelaskan Apa yang Sebenarnya terjadi Ketika Manusia Mati)

"Karena sebagian besar makanan hewan didasarkan pada produk sekunder dari industri makanan manusia, terutama bahan yang berasal dari hewan, maka biaya lingkungan dari bahan-bahan tersebut tidak sama dengan yang dikonsumsi oleh manusia," katanya kepada AFP.

Untuk Sebastien Lefebvre, dari sekolah kedokteran hewan VetAgro-Sup Lyon, emisi karbon dari makanan hewani yang diproduksi secara massal secara konvensional dapat diabaikan.

Dia mengatakan, jeroan hewan bisa dijadikan makanan binatang peliharaan untuk menghindari pemborosan. Namun di beberapa negara, termasuk Belanda, daging dipelihara secara khusus untuk konsumsi hewan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!