Bebatuan di Ethiopia Membentuk Loreng Harimau, Ternyata Ini Penyebabnya

Kamis, 18 Maret 2021 - 18:16 WIB
Penelitian baru di Dataran Tinggi Ethiopia mengungkap misteri garis-garis batu raksasa di tengah Dataran Tinggi Sanetti di Pegunungan Bale. Foto/Alexander R Groos/Digital Globe Foundation
JAKARTA - Penelitian baru di Dataran Tinggi Ethiopia mengungkap misteri garis-garis batu raksasa di tengah Dataran Tinggi Sanetti di Pegunungan Bale. Garis-garis yang menyerupai loreng harimau itu kemungkinan terbentuk dari bebatuan yang dulu terbawa gletser.

Dengan mempelajari susunan fisiknya dan mengukur tingkat kerusakan isotop klorin, peneliti menentukan bahwa glasiasi masa lalu tidak akan sinkron dengan bentangan pegunungan serupa lainnya.





"Hasil kami menunjukkan bahwa gletser di Dataran Tinggi Ethiopia selatan terjadi antara 40.000 dan 30.000 tahun yang lalu. Ini berarti beberapa ribu tahun lebih awal daripada di daerah pegunungan lain di Afrika Timur dan di seluruh dunia," kata ahli gletser Alexander Groos dari Universitas Bern di Swiss dikutip Science Alert .

Meskipun dataran tinggi tersebut kini tidak dipenuhi es, antara 42.000 dan 28.000 tahun yang lalu, gunung tersebut tertutup lapisan es seluas 350 kilometer persegi. Pendinginan yang relatif awal dan permulaan gletser kemungkinan disebabkan oleh variasi curah hujan dan fitur pegunungan.

Adapun garis-garis dari batu besar , ditemukan selama penelitian, tepat di luar area bekas tutup es. Garis-garis itu berukuran panjang 1.000 meter, lebar 15 meter, dan dalam 2 meter, dan belum pernah terlihat sebelumnya di daerah tropis.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!