Dulu Greenland Merupakan Padang Rumput yang Subur, Ini Buktinya
Selasa, 16 Maret 2021 - 21:25 WIB
Operasi pengeboran inti es Camp Century. Foto/Lawrence Livermore National
JAKARTA - Sekelompok peneliti internasional, termasuk ilmuwan dari Lawrence Livermore National Laboratory (LLNL) menemukan fakta mengejutkan tentang lapisan es di Greenland . Ternyata sebelum tertutup lapisan es tebal, Greenland merupakan padang rumput yang subur.
Penelitian dilakukan terhadap lapisan terdalam es Greenland di dasar inti inti es Camp Century (sedalam 1,4 kilometer) yang dikumpulkan pada tahun 1966. Memahami sejarah Lapisan Es Greenland (GrIS) sangat penting untuk memprediksi responsnya terhadap pemanasan global di masa depan. Karena jika GrIS benar-benar meleleh, permukaan laut akan naik sekitar 20 kaki. (Baca: Misteri 'Zona Gelap' di Greenland Akhirnya Terpecahkan)
Tim menganalisis sedimen sub-glasial dan batuan, yang diambil di dasar inti es, yang memberikan bukti terestrial untuk perilaku GrIS selama Zaman Pleistosen (2,6 juta tahun yang lalu dan berlangsung hingga sekitar 11.700 tahun yang lalu — zaman es terbaru).
Sedimen, yang membeku di bawah hampir 1,4 kilometer es, mengandung fosil tumbuhan dan biomolekul yang terpelihara dengan baik yang bersumber dari setidaknya dua periode hangat tanpa es dalam beberapa juta tahun terakhir.
"Sejarah Lapisan Es Greenland dan ekosistem yang menempati Greenland selama interval bebas es kurang diketahui," kata ilmuwan LLNL Alan Hidy, seperti dikutip Phys.org .
Inti es Camp Century, dikumpulkan dari pinggiran lapisan es di barat laut Greenland. Di sini ilmuwan menemukan 3,44 meter sedimen beku dari bawah 1,4 km es glasial dan es berlumpur. Ini adalah arsip sedimen sub-glasial paling tebal yang ditemukan sejauh ini dari inti es Greenland. (Baca juga: Pendaratan Manusia Pertama di Bulan Masih Dianggap Hoax)
Penelitian dilakukan terhadap lapisan terdalam es Greenland di dasar inti inti es Camp Century (sedalam 1,4 kilometer) yang dikumpulkan pada tahun 1966. Memahami sejarah Lapisan Es Greenland (GrIS) sangat penting untuk memprediksi responsnya terhadap pemanasan global di masa depan. Karena jika GrIS benar-benar meleleh, permukaan laut akan naik sekitar 20 kaki. (Baca: Misteri 'Zona Gelap' di Greenland Akhirnya Terpecahkan)
Tim menganalisis sedimen sub-glasial dan batuan, yang diambil di dasar inti es, yang memberikan bukti terestrial untuk perilaku GrIS selama Zaman Pleistosen (2,6 juta tahun yang lalu dan berlangsung hingga sekitar 11.700 tahun yang lalu — zaman es terbaru).
Sedimen, yang membeku di bawah hampir 1,4 kilometer es, mengandung fosil tumbuhan dan biomolekul yang terpelihara dengan baik yang bersumber dari setidaknya dua periode hangat tanpa es dalam beberapa juta tahun terakhir.
"Sejarah Lapisan Es Greenland dan ekosistem yang menempati Greenland selama interval bebas es kurang diketahui," kata ilmuwan LLNL Alan Hidy, seperti dikutip Phys.org .
Inti es Camp Century, dikumpulkan dari pinggiran lapisan es di barat laut Greenland. Di sini ilmuwan menemukan 3,44 meter sedimen beku dari bawah 1,4 km es glasial dan es berlumpur. Ini adalah arsip sedimen sub-glasial paling tebal yang ditemukan sejauh ini dari inti es Greenland. (Baca juga: Pendaratan Manusia Pertama di Bulan Masih Dianggap Hoax)
Lihat Juga :