Percepat Program Luar Angkasa, China Sukses Luncurkan Roket Long March 7A

Jum'at, 12 Maret 2021 - 20:53 WIB
Saat ini, nosecone roket hanya berdiameter 4,2 meter dan akan diperluas menjadi 5,2 meter. Menurut CASC, roket tersebut berpotensi meluncurkan muatan ke Bulan. Long March 7A awalnya direncanakan untuk terbang pada 16 Maret 2020, tetapi misinya dibatalkan.



China telah mempercepat program luar angkasa dalam beberapa tahun terakhir dan menggelontorkan dana yang tidak sedikit. China menjadi negara kedua setelah AS yang menancapkan bendera di Bulan pada Desember tahun lalu dengan pesawat luar angkasa Chang'e-5. (Baca juga: Permukaan Laut Naik Drastis, Pesisir Jakarta Paling Terancam di Asia)

Dan tahun ini negara itu menempatkan probe Tianwen-1 di orbit Mars - hanya negara keenam yang melakukannya setelah AS, Rusia, Badan Antariksa Eropa, India, dan UEA. Menurut beberapa ahli, China berambisi menjadi kekuatan luar angkasa utama.
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!