Ironis, LAPAN dan BMKG Numpang Satelit Jepang untuk Pantau Cuaca Indonesia

Senin, 22 Februari 2021 - 16:32 WIB
Thomas menjelaskan, penggunaan satelit milik Jepang itu dalam bentuk kerja sama. LAPAN sendiri tidak memberikan apapun kepada Jepang atas penggunaan data dari satelit Himawari 8.

"LAPAN hanya menyediakan antena penerima. Prosedurnya mengikuti ketentuan yang sudah ditetapkan pihak JMA (Japan Meteorogical Agency)," papar Thomas.

Berdasarkan informasi dari laman resmi Katalog Inderaja LAPAN, Himawari 8 merupakan satelit yang diluncurkan oleh JMA pada 8 Oktober 2014. Satelit mulai beroperasi pada pertengahan 2015 dengan membawa sensor AHI (Advanced Himawari Imager).

Satelit itu memiliki orbit geostationary dengan ketinggian 35.791 km. Resolusi spasial data Himawari-8 yaitu 0,5 km (band 3), 1 km, dan 2 km. Data Himawari 8 diaplikasikan untuk monitoring tingkat curah hujan, suhu atas awan, dan suhu permukaan laut. Baca juga: Stefano Pioli Akui Inter Lebih Unggul dari AC Milan
(iqb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!