Krim Pelembab Berusia 2.700 Tahun Ditemukan di Pemakaman China Kuno
Kamis, 11 Februari 2021 - 17:27 WIB
Analisis lebih lanjut menegaskan bahwa karbonat tersebut adalah monohidrokalsit. Suatu bentuk kalsium karbonat yang dapat bersumber dari speleothems gua batu kapur. Zat putih krem ini disebut "moonmilk". Arkeolog berteori bahwa keberadaan krim itu mungkin memiliki kaitan dengan "Sekte Gua Sekolah Tao". (Baca juga: NASA Merekam Pemandangan Menakjubkan Sungai Emas di Amazon Peru)
Selain itu diketahui, kalsium karbonat bagus dalam menyerap keringat dan minyak yang dapat memberikan efek melembabkan kulit . Berdasarkan faktor-faktor ini, mungkin susu bulan digunakan baik untuk kosmetik maupun sifat mistiknya.
Tutup wadah yang tertutup membantu mengawetkan lemak hewani di dalam krim. Para peneliti menganalisis lemak, dan rasio asam palmitat dan asam stearat menunjukkan bahwa itu berasal dari hewan pemamah biak seperti sapi.
Para peneliti berteori bahwa sapi-sapi ini dijinakkan, dibesarkan di kandang dengan pola makan millet yang ketat, karena kondisi daerah tersebut mendukung budidaya millet. Ini sangat berguna untuk memahami pertanian di Negara Bagian Rui. Lemak hewani kemungkinan besar digunakan untuk membuat susu bulan menjadi formula krim dan untuk sifat pelembabnya.
Lihat Juga :