Menukik, Autothrottle Rusak atau Pilihan Kapten Afwan Hindari Tabrakan dengan Pesawat Lain

Kamis, 11 Februari 2021 - 17:16 WIB
Beberapa detik kemudian perubahan arah tersebut ATC memperkirakan akan membuat Sriwijaya Air SJ182 berpapasan dengan pesawat lain yang berangkat dari ladas pacu 25L dengan tujuan yang sama.

Oleh karenanya itu ATC meminta pesawat Sriwijaya Air SJ182 untuk berhenti naik di ketinggian 11.000 kaki.

Artinya ada kemungkinan jika pesawat terus naik tabrakan dengan pesawat lain bisa terjadi atau autothrottle yang rusak kembali sehingga mengurangi daya angkat pesawat.

Pasalnya jika melihat data Flightradar24, sendiri terlihat bagaimana pergerakan pesawat Sriwijaya Air SJ182 yang terus menurun hingga hilang dari pantauan radar

Fligtradar24 merekam mulai dari pesawat Sriwijaya Air SJ182 lepas landas secara normal pada pukul 14.36 WIB. Detik-detik awal, pesawat sudah berada di ketinggian 600 kaki dengan kecepatan 160 knot atau 296 km/jam.

Satu menit kemudian, pesawat sudah di ketinggian 1.075 meter dengan kecepatan mencapai 405 km/jam.

Pada pukul 14.38 pesawat jet bermesin dua ini berada di ketinggian 1.821 meter dengan kecepatan 427 km/jam.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!