Orangutan di Penangkaran Telah Menciptakan Cara Baru untuk Berkomunikasi

Rabu, 10 Februari 2021 - 16:28 WIB
Untuk mengetahui apakah primata mampu produktif dalam linguistik, Marlen Frohlich dari University of Zurich di Swiss dan rekannya beralih ke kebun binatang orangutan untuk mengamati bagaimana komunikasi antara hewan-hewan ini berbeda dari rekan-rekan liar mereka. (Baca juga: Mengenal Tekologi Canggih Pencegah Banjir Negara Maju)

Meskipun penangkaran bukanlah pilihan alami bagi orangutan, situasi mereka memiliki beberapa keuntungan seperti makanan yang dapat diandalkan dan tidak ada risiko dimangsa, hilangnya habitat, atau diburu. Dengan pemikiran ini, mempelajari penggunaan alat komunikatif mereka merupakan ide yang menarik karena pemicu fisik obrolan orangutan akan sangat berbeda.

Bisa jadi mereka melihat makanan mereka tiba, atau seseorang di luar kandang mereka memakai topi konyol. Selain itu, orangutan liar adalah makhluk yang cukup menyendiri sementara di kebun binatang mereka dipaksa untuk berdekatan satu sama lain, sehingga kesempatan untuk bertukar sinyal jauh lebih sering.

Frohlich dan rekannya melihat lebih dari 8.000 contoh komunikasi orangutan non-vokal yang dikumpulkan dari 30 individu di lima kebun binatang dan 41 orangutan liar dari hutan di Kalimantan dan Sumatera. Dengan membandingkan keduanya, tim tersebut dapat memilih perilaku yang eksklusif untuk hewan peliharaan dan liar. (Baca juga: UEA: Pesawat Luar Angkasa Hope Masuki Orbit Mars)

Hasil mereka menunjukkan bahwa orangutan yang ditangkap mempraktikkan lebih banyak gerak tubuh dan ekspresi wajah daripada hewan liar. Ini terlihat dari beberapa sinyal unik termasuk mengangkat tangan dan berulang kali meludahi air ke wajah hewan lain. Tindakan ini tampaknya dimotivasi oleh permainan atau makanan dan akan diulang sampai orangutan ini mendapatkan keinginannya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!