Ilmuwan PBB Salah Hitung, Air Laut Diyakini Naik Lebih Cepat dari Perkiraan

Minggu, 07 Februari 2021 - 22:46 WIB
"Perbandingan ini menunjukkan bahwa kemungkinan proyeksi permukaan laut di permukaan laut dalam laporan IPCC baru-baru ini akan terlalu rendah," tulis para peneliti dalam makalah yang diterbitkan 2 Februari di jurnal Ocean Science.

Model iklim saat ini memperhitungkan faktor-faktor seperti perubahan es dan tutupan awan, jumlah panas Matahari yang diserap oleh lautan, dan semua jenis fisika lainnya. Tapi mereka memperhitungkan data historis, kata Kaitlin Hill, matematikawan Universitas Wake Forest yang bekerja pada pemodelan iklim, yang tidak terlibat dalam laporan IPCC atau makalah baru.

"Jika Anda membuat model iklim yang baik, maka jika Anda memasukkan semua proses fisik yang dapat Anda pikirkan ke dalamnya dan menjalankannya untuk periode waktu yang sama saat kami memiliki data historis, model tersebut secara kasar akan meniru (apa yang sebenarnya terjadi)," ungkap Hill kepada Live Science.

Joellen Russell, ahli kelautan di University of Arizona, mengatakan, tidak mengherankan menemukan bahwa model iklim yang digunakan oleh IPCC kemungkinan meremehkan kenaikan permukaan laut. Model lain telah diperlihatkan menggunakan hindtesting untuk meremehkan historis kenaikkan permukaan laut.

Para ahli sudah cenderung memprediksi tingkat kenaikan permukaan laut yang jauh melampaui prediksi IPCC. Dan lebih sejalan dengan apa yang disarankan oleh metode baru untuk mempelajari kenaikan permukaan laut di masa depan.

"Model yang ada tidak memperhitungkan efek pencairan lapisan es pada kenaikan permukaan laut," ucap Russell.

Penulis Ilmu Kelautan mengembangkan metrik baru untuk menilai kenaikan permukaan laut, yang dikenal sebagai sensitivitas permukaan laut sementara (TSLS), yang bertujuan untuk memprediksi permukaan laut di tanah dalam realitas historis. TSLS dapat meningkatkan model perubahan permukaan laut di masa depan, para penulis berpendapat. Mereka mengatakan, cara terbaik untuk membuat proyeksi dengan TSLS akan membutuhkan lebih banyak informasi tentang model IPCC daripada yang telah tersedia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!