Penjelasan Mengapa Ada Orang Masih Positif COVID Setelah Divaksin

Sabtu, 06 Februari 2021 - 00:16 WIB
Untuk Pfizer, setelah 14 hari dosis pertama sekitar 52% efektif dalam mencegah penyakit, kata Salata, yang merupakan peneliti utama untuk vaksin Pfizer di rumah sakitnya. Vaksinasi mencegah sebagian besar, tetapi tidak semua penyakit.

Tak heran, Anda masih dapat dites positif setelah divaksinasi karena vaksin tersebut tidak 100% efektif. Kedua vaksin resmi AS sangat efektif tetapi tidak memberikan perlindungan total.

Vaksin Pfizer 95% efektif mencegah penyakit dalam uji klinis setelah orang mendapat dua dosis. Sedangkan vaksin Moderna 94% efektif mencegah penyakit pada orang yang mendapat dua dosis dalam uji klinis.

"Informasi kurang jelas apakah vaksin akan mencegah virus menginfeksi kita dan kita bisa tetap tanpa gejala. Itu masih dalam studi," ungkap William Schaffner, spesialis penyakit menular dan profesor kedokteran pencegahan di Departemen Kebijakan Kesehatan di Universitas Vanderbilt.

“Sejauh yang kami lihat, vaksin ini benar-benar mengubah permainan dalam mencegah penyakit dan bahkan keparahan penyakit,” kata Namandje Bumpus, Direktur Departemen Farmakologi dan Ilmu Molekuler di Universitas Johns Hopkins.

"Tetapi berfokus pada angka kemanjuran tidak menggambarkan keseluruhan gambaran. Karena Anda masih bisa berakhir dengan COVID, tetapi dengan semua indikasi yang muncul bahwa kasus-kasus itu masih kurang parah daripada orang yang tidak divaksinasi dan itu sangat penting," tuturnya.

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!