Hati-hati Jual Beli Smartphone Bekas, Data Pribadi Jadi Taruhannya
Jum'at, 05 Februari 2021 - 21:44 WIB
Data yang ditemukan berkisar dari entri kalender berisi catatan rapat hingga foto dan video pribadi. Bahkan dokumen pajak, informasi perbankan, kredensial login, dan informasi medis, di mana semua data ini akan berbahaya jika jatuh ke tangan yang salah.
Sebanyak 17% dari perangkat juga memasang pemindai virus. Ini berarti para pengguna yang membeli perangkat bekas berpotensi mewarisi malware pemilik sebelumnya.
Head of GReAT, Eropa.Marco Preuss, mengatakan, pada dasarnya harus selalu menyimpan data di perangkat pribadi dalam keadaan terenkripsi, untuk berjaga-jaga jika perangkat hilang atau seseorang mendapatkan akses yang tidak sah.
"Ketika data pribadi jatuh ke tangan yang salah, hal itu tidak hanya dapat membahayakan diri sendiri, tapi juga teman dan keluarga atau bahkan perusahaan Anda, tergantung pada jenis informasi apa yang ditemukan,” ungkapnya dalam keterangan tertulisnya, Jumat (5/2/2021).
Untuk memastikan data Anda benar-benar dihapus saat menjual perangkat bekas, Kaspersky merekomendasikan sejumlah tindakan di bawah ini:
Sebanyak 17% dari perangkat juga memasang pemindai virus. Ini berarti para pengguna yang membeli perangkat bekas berpotensi mewarisi malware pemilik sebelumnya.
Head of GReAT, Eropa.Marco Preuss, mengatakan, pada dasarnya harus selalu menyimpan data di perangkat pribadi dalam keadaan terenkripsi, untuk berjaga-jaga jika perangkat hilang atau seseorang mendapatkan akses yang tidak sah.
"Ketika data pribadi jatuh ke tangan yang salah, hal itu tidak hanya dapat membahayakan diri sendiri, tapi juga teman dan keluarga atau bahkan perusahaan Anda, tergantung pada jenis informasi apa yang ditemukan,” ungkapnya dalam keterangan tertulisnya, Jumat (5/2/2021).
Untuk memastikan data Anda benar-benar dihapus saat menjual perangkat bekas, Kaspersky merekomendasikan sejumlah tindakan di bawah ini:
Lihat Juga :