Ini Misi Ruang Angkasa yang Menewaskan Astronautnya
Kamis, 04 Februari 2021 - 16:06 WIB
Namun terjadi kesalahan teknis dimana kontrol misi tidak memperhatikan bagaimana salah satu panel surya, yang penting untuk menyediakan daya ke pesawat ulang-alik, tidak terpasang dengan benar. Komarov mengalami kesulitan navigasi, dan misi ke Bulan dibatalkan.
Saat Soyuz memasuki atmosfer bumi, kapsul yang membawanya memerlukan parasut untuk memperlambat lajunya. Namun, parasut tidak mau terbuka sehingga kapsul tersebut meluncur cepat ke Bumi. Soyuz 1 jatuh pada 24 April 1967, menjadikan Komarov astronaut pertama yang meninggal dalam sebuah misi.
2. Pesawat Ulang-alik Challenger Tahun 1986
Pada 28 Januari 1986, setelah peluncuran ditunda berkali-kali, pesawat ulang-alik Challenger dijadwalkan untuk memulai misi. Hari itu dingin, dengan suhu udara mencapai 26 ° F (−3 ° C). Ini adalah keadaan yang riskan karena O-ring, salah satu bagian yang terlibat dalam berfungsinya pendorong roket, bisa menjadi tidak stabil.
Sayangnya, ilmuwan NASA tetap melanjutkan misi tersebut. Lebih dari 60 detik setelah peluncuran, salah satu cincin-O tidak berfungsi dan lintasan pesawat ulang-alik tidak stabil.
Saat Soyuz memasuki atmosfer bumi, kapsul yang membawanya memerlukan parasut untuk memperlambat lajunya. Namun, parasut tidak mau terbuka sehingga kapsul tersebut meluncur cepat ke Bumi. Soyuz 1 jatuh pada 24 April 1967, menjadikan Komarov astronaut pertama yang meninggal dalam sebuah misi.
2. Pesawat Ulang-alik Challenger Tahun 1986
Pada 28 Januari 1986, setelah peluncuran ditunda berkali-kali, pesawat ulang-alik Challenger dijadwalkan untuk memulai misi. Hari itu dingin, dengan suhu udara mencapai 26 ° F (−3 ° C). Ini adalah keadaan yang riskan karena O-ring, salah satu bagian yang terlibat dalam berfungsinya pendorong roket, bisa menjadi tidak stabil.
Sayangnya, ilmuwan NASA tetap melanjutkan misi tersebut. Lebih dari 60 detik setelah peluncuran, salah satu cincin-O tidak berfungsi dan lintasan pesawat ulang-alik tidak stabil.
Lihat Juga :