Kurangi Jejak Karbon, Gojek Gunakan AI dan IoT untuk Tanam 1.500 Pohon
Kamis, 04 Februari 2021 - 17:05 WIB
"Selain menyerap jejak karbon kendaraan bermotor, sekarang pelanggan juga dapat mendukung penyerapan jejak karbon pada barang elektronik seperti televisi, AC, dan laptop, yang semakin banyak digunakan selama pandemi," jelas Tanah, saat peluncuran fitur secara virtual, Kamis (4/2/).
Penambahan kedua adalah wilayah penanamannya, yakni menambah dua lokasi baru di wilayah Semarang dan Surabaya. Ketiga adalah penambahan jumlah pohon yang ditanam konsumen di lima lokasi tersebut.
Sementara itu, Yoanita Simanjuntak, Senior Lead Sustainability & Strategy Gojek, menjelaskan, pengembangan fitur ini melengkapi layanan sebelumnya, yakni meliputi kalkulator karbon ilmiah yang merujuk pada Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC), dan rekomendasi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
"Kemudian konverai hasil perhitungan jejak karbon ke jumlah pohon yang dibutuhkan. Lalu monitoring dashboard untuk melihat status kesehatan pohon, yang bisa diakses di manapun dan kapanpun," kata Yoanita, pada kesempatan yang sama.
Pada kesempatan itu juga, Arfan Arlanda, Founder dan CEO Jejak.in, memaparkan, sejak 2018 pihaknya telah menggunakan Artificial Intelligence (AI) dan Internet of Thing (IoT) untuk lingkungan.
Penambahan kedua adalah wilayah penanamannya, yakni menambah dua lokasi baru di wilayah Semarang dan Surabaya. Ketiga adalah penambahan jumlah pohon yang ditanam konsumen di lima lokasi tersebut.
Sementara itu, Yoanita Simanjuntak, Senior Lead Sustainability & Strategy Gojek, menjelaskan, pengembangan fitur ini melengkapi layanan sebelumnya, yakni meliputi kalkulator karbon ilmiah yang merujuk pada Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC), dan rekomendasi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
"Kemudian konverai hasil perhitungan jejak karbon ke jumlah pohon yang dibutuhkan. Lalu monitoring dashboard untuk melihat status kesehatan pohon, yang bisa diakses di manapun dan kapanpun," kata Yoanita, pada kesempatan yang sama.
Pada kesempatan itu juga, Arfan Arlanda, Founder dan CEO Jejak.in, memaparkan, sejak 2018 pihaknya telah menggunakan Artificial Intelligence (AI) dan Internet of Thing (IoT) untuk lingkungan.
Lihat Juga :