Mengenal Lebih dalam Ring of Fire, Pemicu Gempa Bumi di Indonesia
Minggu, 24 Januari 2021 - 13:57 WIB
Gunung berapi di sepanjang Cincin Api terbentuk ketika satu lempeng didorong di bawah lempeng lainnya ke dalam mantel -sebuah batuan padat antara kerak bumi dan inti besi cair- melalui proses yang disebut subduksi. Gempa Bumi besar -yang berisiko memicu tsunami- juga terjadi di zona subduksi.
Gunung Berapi Terbentuk?
Gunung berapi tercipta ketika magma, atau batuan cair panas, naik melalui retakan di kerak bumi, menyebabkan tekanan meningkat. Saat lempeng tektonik ditarik atau didorong bersama, tekanan terlepas, membuat magma meletus dalam bentuk abu dan atau lava. Setelah lava mendingin, ia membentuk kerak baru.
Gunung berapi perlahan terbentuk seiring waktu karena lapisan kerak menumpuk setelah beberapa letusan. Setidaknya 450 gunung berapi aktif dan tidak aktif melapisi Cincin Api.
Bagaimana Gempa Bumi Dipicu?
Gempa Bumi mewakili pelepasan energi dari bagian dalam bumi, di mana sejumlah besar panas disimpan. Panas mendorong pelat bergerak. Ketika dua pelat bergerak melawan satu sama lain dan menghasilkan gesekan, ini menyebabkan energi menumpuk. Ketika energi dilepaskan, itu memicu gempa bumi.
Gunung Berapi Terbentuk?
Gunung berapi tercipta ketika magma, atau batuan cair panas, naik melalui retakan di kerak bumi, menyebabkan tekanan meningkat. Saat lempeng tektonik ditarik atau didorong bersama, tekanan terlepas, membuat magma meletus dalam bentuk abu dan atau lava. Setelah lava mendingin, ia membentuk kerak baru.
Gunung berapi perlahan terbentuk seiring waktu karena lapisan kerak menumpuk setelah beberapa letusan. Setidaknya 450 gunung berapi aktif dan tidak aktif melapisi Cincin Api.
Bagaimana Gempa Bumi Dipicu?
Gempa Bumi mewakili pelepasan energi dari bagian dalam bumi, di mana sejumlah besar panas disimpan. Panas mendorong pelat bergerak. Ketika dua pelat bergerak melawan satu sama lain dan menghasilkan gesekan, ini menyebabkan energi menumpuk. Ketika energi dilepaskan, itu memicu gempa bumi.
Lihat Juga :