10 Perusahaan Telekomunikasi Terbesar di Dunia, Tebak Siapa Paling Tajir?
Sabtu, 23 Januari 2021 - 18:15 WIB
Negara Asal : AS
Pendapatan : USD109 miliar
Jumlah Karyawan : 190.000
Terkenal sebagai salah satu penyedia TV kabel terkemuka di dunia, Comcast yang berbasis di Philadelphia AS memasuki ruang ponsel ketika meluncurkan Xfinity Mobile pada 2017. Daripada membangun menara sel sendiri, perusahaan memutuskan hanya menggunakan yang sudah ada di beberapa tempat. Sebagai hasilnya, ia menggabungkan jaringan LTE terbesar dan paling andal di AS dengan 19 juta hotspot Xfinity Wi-Fi.
5. Deutsche Telekom
Negara Asal : Jerman
Pendapatan : USD90,41 miliar
Jumlah Karyawan : 216.000
Deutsche Telekom adalah perusahaan telekomunikasi berbasis di Bonn yang merayakan ulang tahun peraknya pada 2020. Deutsche Telekom beroperasi di seluruh dunia dalam bidang telepon kabel, telepon seluler, broadband, televisi digital, media digital, layanan TI, dan solusi jaringan. Jangkauan global Deutsche Telekom mencakup anak perusahaan di Slovakia, Hongaria, Makedonia Utara, Kroasia, dan Montenegro. (Baca juga: Arkeolog Temukan Prasasti 'Kristus Lahir dari Maria' Berusia 1.500 Tahun)
6. SoftBank
Negara Asal : Jepang
Pendapatan : USD86,85 miliar
Jumlah Karyawan : 37.821
SoftBank adalah konglomerat multinasional Jepang yang bermarkas di Tokyo sejak didirikan pada 1981. Selain telekomunikasi seluler, SoftBank terlibat dalam IoT, AI, robotika, semikonduktor, dan e-commerce. Kehadiran SoftBank dalam daftar ini terutama disebabkan oleh kemitraan strategis dengan perusahaan lain yang telah disebutkan
7. Telefonica
Negara Asal : Spanyol
Pendapatan : USD54,38 miliar
Jumlah Karyawan : 120.138
Telefonica adalah perusahaan telekomunikasi multinasional Spanyol. Perusahaan ini didirikan di Madrid pada 1924 dan masih bermarkas di sana hingga saat ini. Telefónica España adalah perusahaan telekomunikasi terkemuka di Spanyol untuk ponsel, data, televisi, dan akses internet. Secara global, perusahaan ini memiliki 344 juta klien di seluruh Meksiko, Amerika Tengah, Amerika Selatan, Spanyol, Inggris dan Jerman. Ini termasuk 261 juta pengguna ponsel, 21 juta pengguna internet dan data, dan 8,1 juta pelanggan TV berbayar. ( Baca juga: Satelit Ini Mampu Menghitung Populasi Gajah di Afrika)
Pendapatan : USD109 miliar
Jumlah Karyawan : 190.000
Terkenal sebagai salah satu penyedia TV kabel terkemuka di dunia, Comcast yang berbasis di Philadelphia AS memasuki ruang ponsel ketika meluncurkan Xfinity Mobile pada 2017. Daripada membangun menara sel sendiri, perusahaan memutuskan hanya menggunakan yang sudah ada di beberapa tempat. Sebagai hasilnya, ia menggabungkan jaringan LTE terbesar dan paling andal di AS dengan 19 juta hotspot Xfinity Wi-Fi.
5. Deutsche Telekom
Negara Asal : Jerman
Pendapatan : USD90,41 miliar
Jumlah Karyawan : 216.000
Deutsche Telekom adalah perusahaan telekomunikasi berbasis di Bonn yang merayakan ulang tahun peraknya pada 2020. Deutsche Telekom beroperasi di seluruh dunia dalam bidang telepon kabel, telepon seluler, broadband, televisi digital, media digital, layanan TI, dan solusi jaringan. Jangkauan global Deutsche Telekom mencakup anak perusahaan di Slovakia, Hongaria, Makedonia Utara, Kroasia, dan Montenegro. (Baca juga: Arkeolog Temukan Prasasti 'Kristus Lahir dari Maria' Berusia 1.500 Tahun)
6. SoftBank
Negara Asal : Jepang
Pendapatan : USD86,85 miliar
Jumlah Karyawan : 37.821
SoftBank adalah konglomerat multinasional Jepang yang bermarkas di Tokyo sejak didirikan pada 1981. Selain telekomunikasi seluler, SoftBank terlibat dalam IoT, AI, robotika, semikonduktor, dan e-commerce. Kehadiran SoftBank dalam daftar ini terutama disebabkan oleh kemitraan strategis dengan perusahaan lain yang telah disebutkan
7. Telefonica
Negara Asal : Spanyol
Pendapatan : USD54,38 miliar
Jumlah Karyawan : 120.138
Telefonica adalah perusahaan telekomunikasi multinasional Spanyol. Perusahaan ini didirikan di Madrid pada 1924 dan masih bermarkas di sana hingga saat ini. Telefónica España adalah perusahaan telekomunikasi terkemuka di Spanyol untuk ponsel, data, televisi, dan akses internet. Secara global, perusahaan ini memiliki 344 juta klien di seluruh Meksiko, Amerika Tengah, Amerika Selatan, Spanyol, Inggris dan Jerman. Ini termasuk 261 juta pengguna ponsel, 21 juta pengguna internet dan data, dan 8,1 juta pelanggan TV berbayar. ( Baca juga: Satelit Ini Mampu Menghitung Populasi Gajah di Afrika)
Lihat Juga :