BSSN dan Huawei Kerja Bareng Deteksi Keamanan Siber Sejak Dini

Jum'at, 22 Januari 2021 - 23:45 WIB
“Faktor keamanan informasi adalah salah satu fokus penting dalam penyelenggaraan SPBE. Standar keamanan SPBE meliputi standar keamanan Aplikasi, Pusat Data Nasional, Data & Informasi, Sistem Penghubung Layanan dan Keamanan Jaringan. Inilah yang mendasari komitmen kuat BSSN dalam terus berupaya meningkatkan kualitas SDM siber,” paparnya.

Sementara Ken Qi dalam sambutannya, mengatakan, kebutuhan akan penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik merupakan keniscayaan di era yang serba terkoneksi secara digital. Ini juga berperan strategis dan krusial, serta perlu mendapatkan dukungan kuat dan penuh komitmen dari sisi infrastruktur, keamanan, maupun kompetensi SDM.

Dia menjelaskan, sebagai pengembang solusi TIK dunia, Huawei memahami SPBE mampu menjadi fondasi kuat berjalannya tatakelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, terpercaya, dan memiliki kredibilitas. Dalam konteks pandemik, SPBE juga dapat diandalkan untuk mengelola informasi akurat terkait upaya-upaya pemulihan bersama.

Di sisi lain, pihaknya juga memiliki kepedulian tinggi terhadap segala bentuk upaya untuk memperkuat keamanan siber yang sangat dibutuhkan untuk keberlanjutan misi-misi kritikal. "Oleh karena itu, Huawei Indonesia sangat antusias untuk mendukung upaya BSSN meningkatkan literasi dan kapabilitas pemangku kepentingan terkait keamanan siber. Termasuk tentang Honeynet sebagai upaya serius melakukan pendeteksian dan analisis ancaman siber sedini mungkin,” sebut Ken.

Baca juga: Warganet Butuh Edukasi Bagaimana Cara Melindungi Akun dari Hacker
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!