Nasib Jack Ma 11-12 dengan Huang Yanling 'Pasien Nol' Covid-19?
Selasa, 19 Januari 2021 - 21:20 WIB
Kritikan soal kebijakan Pemerintah yang dianggap menghambat inovasi bisnis dan menyerukan reformasi peraturan perbankan yang diterapkan China saat ini sebagai 'Klub Orang Tua'.
Pidato itu membuat marah Pemerintah China yang otoriter. Kritikan itu dianggap menyerang otoritas Partai Komunis. Dampaknya Tindakan keras dari Pemerintah China terhadap bisnis fintech milik Alibaba, Ant Group.
Sebelumnya Huang Yanling, "pasien nol" awalnya dinyatakan baik-baik saja oleh pemerintah China.Hal Ini memicu desas-desus bahwa dia "dihilangkan" oleh China, dan dikremasi setelah meninggal karena virus.
Keengganan China untuk mencari Huang telah memicu teori bahwa dia sudah mati atau ditahan oleh negara untuk menutupi peran institut dalam pandemi tersebut tulis laporan Mail on Sunday.
Pidato itu membuat marah Pemerintah China yang otoriter. Kritikan itu dianggap menyerang otoritas Partai Komunis. Dampaknya Tindakan keras dari Pemerintah China terhadap bisnis fintech milik Alibaba, Ant Group.
Sebelumnya Huang Yanling, "pasien nol" awalnya dinyatakan baik-baik saja oleh pemerintah China.Hal Ini memicu desas-desus bahwa dia "dihilangkan" oleh China, dan dikremasi setelah meninggal karena virus.
Keengganan China untuk mencari Huang telah memicu teori bahwa dia sudah mati atau ditahan oleh negara untuk menutupi peran institut dalam pandemi tersebut tulis laporan Mail on Sunday.
Lihat Juga :