Apple Kemungkinan Terpaksa Hapus Telegram dari App Store

Selasa, 19 Januari 2021 - 12:27 WIB
Seperti dilansir The Telegraph, Telegram messenger sudah menempati peringkat kedua dalam peringkat aplikasi yang paling banyak diunduh di Amerika Serikat. Ini terjadi setelah Twitter memblokir akun Presiden AS Donald Trump dan Apple bersama Google menghapus dari toko aplikasi mereka jaringan sosial populer pendukungnya, Parler.

Dalam waktu kurang dari sepekan, sejak 6 Januari, Telegram messenger di Amerika Serikat telah diunduh sekitar 545.000 kali, yakni tiga kali lebih banyak dari sepeka sebelumnya. Para ahli mencatat bahwa pertumbuhan popularitas Telegram juga dipengaruhi oleh kebijakan baru WhatsApp. Pada 8 Januari, diketahui bahwa data pribadi pengguna WhatsApp tersedia untuk semua aplikasi Facebook.

Pavel Durov mengonfirmasi bahwa setelah pengenalan aturan WhatsApp baru, terlihat lebih banyak pengguna baru di Telegram. Selain itu, pencipta Telegram mendesak untuk meninggalkan iPhone demi Android. Baca juga: Benarkah Sains Bisa Membuktikan Kebenaran Adanya Akhirat?
(iqb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!