Mengapa Salju Berwarna Putih tapi Air Tampak Jernih?

Minggu, 17 Januari 2021 - 17:40 WIB
Menurut ilmu optik, ketika cahaya mengenai suatu objek, cahaya itu ditransmisikan (melewati objek), diserap (meresap ke dalam objek), atau dipantulkan (memantul dari objek). Foto/Getty Images/Live Science
JAKARTA - Ketika hujan salju yang lebat, maka pemandangan di luar rumah terlihat putih. Ya, warna salju putih. Tetapi jika kita menyalakan keran atau membuka freezer, Anda akan melihat bahwa air cair dan es biasanya tampak jernih. Jadi, mengapa warna salju putih? Baca juga: Badai Salju Tewaskan 8 Orang di Jepang, 270 Orang Terluka

Ketika datang untuk memahami bagaimana H2O, zat yang pada dasarnya jernih, dapat berubah menjadi sesuatu yang putih, Kenneth Libbrecht, seorang profesor fisika di Institut Teknologi California, dan penulis snowcrystals.com, menggunakan analogi berikut. "Jika Anda mengambil sepotong kaca, seperti kaca jendela, yang jelas-jelas jernih, tetapi kemudian Anda mengeluarkan palu dan Anda menghancurkan panel menjadi potongan-potongan kecil kaca ... sekarang menjadi putih," paparnya seperti dilansir Live Science.



Libbrecht, mengatakan, kunci dari perbedaan ini adalah bagaimana cahaya berinteraksi dengan satu permukaan. Seperti jendela versus permukaan multi-segi seperti pecahan kaca dan konsep yang sama berlaku untuk salju .

Menurut ilmu optik, ketika cahaya mengenai suatu objek, cahaya itu ditransmisikan (melewati objek), diserap ("meresap" ke dalam objek), atau dipantulkan (memantul dari objek). Ketika cahaya mengenai permukaan datar yang halus seperti kaca atau es, sinarnya yang terlihat umumnya langsung melewati tanpa diganggu jalurnya. Dan karena mata kita hanya melihat objek dengan memproses gelombang cahaya yang dipantulkan atau diserap oleh suatu objek, menurut Popular Science, inilah mengapa kaca dan es sering tampak jernih.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!