Bos Signal Tegaskan Aplikasinya tidak akan Menggantikan WhatsApp
Jum'at, 15 Januari 2021 - 12:07 WIB
Signal dan penantang lainnya, Telegram, mengancam kepopuleran WhatsApp, setelah aplikasi di bawah naungan Facebook itu mengeluarkan aturan privasi baru yang kontroversi.
Meski demikian, melansir dari Business Insider, Jumat (15/1/2021),Acton mengatakan bahwa Signal dan WhatsApp memiliki tujuan yang berbeda, sehingga ia berpendapat Signal tidak akan menggantikan WhatsApp.Baca juga : Nissan Bikin Mobil yang Bisa Digunakan Bekerja Sambil Berwisata
Maksud Acton lebih ke arah tidak mau mengikuti apa yang telah WhatsApp lakukan saat ini. Sebab, pengguna Signal telah menaruh harapan besar terkait privasi dan keamanan data.
"Keinginanku adalah memberikan pilihan kepada orang-orang. Jadi, bukan karena ingin memenangkan persaingan," jelasnya.
Meski demikian, melansir dari Business Insider, Jumat (15/1/2021),Acton mengatakan bahwa Signal dan WhatsApp memiliki tujuan yang berbeda, sehingga ia berpendapat Signal tidak akan menggantikan WhatsApp.Baca juga : Nissan Bikin Mobil yang Bisa Digunakan Bekerja Sambil Berwisata
Maksud Acton lebih ke arah tidak mau mengikuti apa yang telah WhatsApp lakukan saat ini. Sebab, pengguna Signal telah menaruh harapan besar terkait privasi dan keamanan data.
"Keinginanku adalah memberikan pilihan kepada orang-orang. Jadi, bukan karena ingin memenangkan persaingan," jelasnya.
(wsb)
Lihat Juga :