Sejarah Black Box dari Waktu ke Waktu Hingga Menjadi Penting di Pesawat
Rabu, 13 Januari 2021 - 00:15 WIB
Karena perangkat bekerja seperti kamera, bagian dalamnya harus berada dalam kegelapan total. Jadi dari sinlah kemungkinan kotak tersebut disebut sebagai kotak hitam.
Hussenot dikatakan menganggap kotaknya begitu penting sehingga dia mengubur prototipe di bukit pasir dekat pantai Aquitaine pada Juni 1940 agar tidak jatuh ke tangan Jerman.
Setelah perang, teknologi perekam penerbangan tersebar luas. Beberapa perangkat menggunakan fotografi, sementara yang lainnya menuliskan data ke gulungan kertas logam. Namun, tidak ada audio kokpit yang merekam.
Kemudian pada tahun 1953, seorang ahli kimia Australia bernama David Warren diminta untuk membantu menemukan penyebab kecelakaan pesawat jet.
"Saya terus berpikir, Andai saja kita bisa menangkap kembali beberapa detik terakhir, itu akan menyelamatkan semua argumen dan ketidakpastian ini," katanya pada 1985 silam, dilansir dari NewYork Times, Selasa (12/1/2021)
Hussenot dikatakan menganggap kotaknya begitu penting sehingga dia mengubur prototipe di bukit pasir dekat pantai Aquitaine pada Juni 1940 agar tidak jatuh ke tangan Jerman.
Setelah perang, teknologi perekam penerbangan tersebar luas. Beberapa perangkat menggunakan fotografi, sementara yang lainnya menuliskan data ke gulungan kertas logam. Namun, tidak ada audio kokpit yang merekam.
Kemudian pada tahun 1953, seorang ahli kimia Australia bernama David Warren diminta untuk membantu menemukan penyebab kecelakaan pesawat jet.
"Saya terus berpikir, Andai saja kita bisa menangkap kembali beberapa detik terakhir, itu akan menyelamatkan semua argumen dan ketidakpastian ini," katanya pada 1985 silam, dilansir dari NewYork Times, Selasa (12/1/2021)
Lihat Juga :