Terkubur 20.000 Tahun, Bangkai Badak Berbulu Ditemukan di Siberia
Senin, 11 Januari 2021 - 12:29 WIB
Dia mengatakan banyak jaringan lunak masih terlihat, termasuk bagian usus dan alat kelamin. "Culanya juga masih awet - Ini adalah temuan yang langka, karena ini bisa terurai dengan cepat," kata Plotnikov, paleontolog dari Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia, seperti dikutip dari Yakutia 24 TV.
Badak ini pertama kali ditemukan oleh penduduk setempat di tepi sungai Tirekhtyakh pada Agustus lalu. Beberapa tahun terakhir, juga ditemukan sisa-sisa jasad dari mamut, badak berbulu, anak kuda, beberapa anak anjing, dan anak singa gua, di sejumlah wilayah Siberia. (Baca juga: 74 Ekor Badak Jawa yang Tersisa Rayakan Hari Badak Sedunia)
Pada September, para peneliti mengatakan mereka telah menemukan bangkai beruang yang cukup terawetkan dari periode Zaman Es di Kepulauan Lyakhovsky di timur laut Rusia.
Badak ini pertama kali ditemukan oleh penduduk setempat di tepi sungai Tirekhtyakh pada Agustus lalu. Beberapa tahun terakhir, juga ditemukan sisa-sisa jasad dari mamut, badak berbulu, anak kuda, beberapa anak anjing, dan anak singa gua, di sejumlah wilayah Siberia. (Baca juga: 74 Ekor Badak Jawa yang Tersisa Rayakan Hari Badak Sedunia)
Pada September, para peneliti mengatakan mereka telah menemukan bangkai beruang yang cukup terawetkan dari periode Zaman Es di Kepulauan Lyakhovsky di timur laut Rusia.
(ysw)
Lihat Juga :