Gagal Dapat Frekuensi 23GHz Tak Akan Ubah Strategi 5G XL Axiata

Rabu, 23 Desember 2020 - 21:55 WIB
Director & Chief Technology Officer XL Axiata I Gede Darmayusa, saat Media Update Kesiapan XL Axiata Menuju 5G, Rabu (23/12).
JAKARTA - XL Axiata menyatakan tidak menjadi masalah jika pihaknya tak mendapatkan frekuensi 2.3GHz. Hal tersebut tidak akan mengubah strategi perusahaan dalam menyiapkan jaringan 5G.

"Apakah akan mengubah strategi XL? Dari awal kami memastikan efisiensi terhadap apa spektrum yang kita punya dan infrastruktur yang sudah kita punya," ujar Director & Chief Technology Officer XL Axiata I Gede Darmayusa, saat Media Update Kesiapan XL Axiata Menuju 5G, Rabu (23/12).



BACA JUGA: Xiaomi Getol Gaungkan Strategi Smartphone X AIoT di 2020, Apa Sih Maksudnya?

Sebaliknya, I Gede mengatakan, dengan adanya pemenang di frekuensi tersebut membuat XL jauh lebih inovatif lagi untuk bekerja sama dengan para partner teknologi, fiber dan provider lain.

Dengan kerja sama itu, menurut Gede, akan lebih efisien dengan spektrum dan infrastruktur yang telah dimiliki XL.

"Kami akan lebih inovatif melakukan kerja sama dengan semua partner, baik itu Huawei, Cisco, Ericsson, ditambah partner fiber dan tower untuk memastikan kami bisa beroperasi lebih efisien dengan spektrum dan infrastruktur yang sudah dimiliki," tutur Gede.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!