Jangan Rayakan Hari Ibu di Media Sosial, Yuk Ketemu Langsung Aja!

Selasa, 22 Desember 2020 - 02:26 WIB
Psikolog anak dan keluarga, Vera Itabiliana Hadiwidjojo, mengatakan, ibu adalah tempat kita kembali saat dunia luar membuat kita kesusahan dan gelisah. Di sisi lain, ibu juga memiliki kebutuhan, paling tidak ada empat kebutuhan utama, yaitu dicintai tanpa syarat, ditenangkan saat stress, kejujuran dalam hubungan dan pertemanan yang hangat.

"Sebagai anak, sudah sepatutnya kita juga membalas kebaikan ibu dengan berusaha memenuhi apa yang dibutuhkannya. Salah satu yang bisa dilakukan adalah menghabiskan waktu bersamanya tanpa ada distraksi apapun sehingga ibu merasa benar-benar diperhatikan secara penuh, diapresiasi dan dicintai khususnya di momen Hari Ibu ini,” paparnya.

Vera menambahkan, hubungan yang erat dan hangat antara ibu dan anak dapat menghindarkan anak dari perilaku negatif. Juga dapat mengurangi risiko anak untuk memiliki hubungan yang tidak sehat di masa depannya.

"Mengingat dampaknya yang positif, kedekatan hubungan antar anak dan ibu khususnya patut dipertahankan, terlebih di tengah gempuran distraksi media sosia l yang terkadang membuat sulit untuk fokus saat menghabiskan waktu berkualitas dengan orang terdekat,” ujarnya.

Penggunaan media sosial yang berlebihan dapat memberikan dampak negatif. Antara lain menyita waktu sehingga mengganggu aktivitas lain, dan self-absorbent (seseorang jadi cenderung fokus pada diri sendiri). Tapi media sosial juga dapat memberikan dampak positif yakni untuk menyebarkan kebaikan atau inspirasi, belajar keterampilan baru, berkarya atau pun berkreasi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!