Manjakan Gamer, Begini Jejak Mobile Premier League di Indonesia
Sabtu, 19 Desember 2020 - 18:08 WIB
Perusahaan yang didirikan di India ini, pada September 2018 lalu juga telah merevolusi konsep mobile gaming dengan memperkenalkan sistem game berbasis reward. Jadi, para pemain dapat menukarkan secara langsung reward menjadi saldo uang elektronik.
"MPL ingin mematahkan stigma buruk masyarakat terhadap ungkapan bahwa bermain game sama dengan mengurangi produktivitas seseorang, karena bermain MPL pemain akan mendapatkan reward nyata," tutur Ridzki.
Selama lebih dari 1 tahun MPL beroperasi di Indonesia, MPL juga berkontribusi dalam pengembangan untuk membantu pertumbuhan ekosistem games lokal. Misalnya dengan menggandeng pengembang game lokal, yaitu Antpixel Studio, Anoman, Agate, dan Touchten. Kerja sama dengan pengembang game lokal tersebut mengusung game berjudul XOXO Mania, Onet Asli, Teka Teki Santai, Bull Fight, dan Bubble Pirates. (Baca juga: Empat Model iPhone 12 Sudah Nongkrong di Gerai iBox, Yuk Dibawa Pulang! )
"MPL ingin mematahkan stigma buruk masyarakat terhadap ungkapan bahwa bermain game sama dengan mengurangi produktivitas seseorang, karena bermain MPL pemain akan mendapatkan reward nyata," tutur Ridzki.
Selama lebih dari 1 tahun MPL beroperasi di Indonesia, MPL juga berkontribusi dalam pengembangan untuk membantu pertumbuhan ekosistem games lokal. Misalnya dengan menggandeng pengembang game lokal, yaitu Antpixel Studio, Anoman, Agate, dan Touchten. Kerja sama dengan pengembang game lokal tersebut mengusung game berjudul XOXO Mania, Onet Asli, Teka Teki Santai, Bull Fight, dan Bubble Pirates. (Baca juga: Empat Model iPhone 12 Sudah Nongkrong di Gerai iBox, Yuk Dibawa Pulang! )
(iqb)
Lihat Juga :