Startup Didorong Bisa Bertahan Menghadapi Pandemik COVID-19
Sabtu, 19 Desember 2020 - 03:59 WIB
Rektor Universitas Al Azhar Indonesia, Prof Asep Saefuddin, memberikan kata sambutan dalam webinar Milad UAI bertema Memperkuat Start Up Berbasis Inovasi dan Teknologi yang survive dan Semakin Kuat Setelah Masa Pandemi. Foto/Ist
JAKARTA - Sejalan dengan digitalisasi di segala sektor, banyak bermunculan startup atau perusahaan rintisan di Indonesia. Namun banyak dari startup itu yang tak bisa meneruskan ide-ide teknologi atau bisnis kreatifnya. (Baca juga: Mantan Tukang Sapu di Sarinah Jadi CEO Startup Kargo TrawlBens )
Terpanggil dengan kondisi tersebut, Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) menggelar webinar rangkaian Milad UAI bertema “Memperkuat Start Up Berbasis Inovasi dan Teknologi yang survive dan Semakin Kuat Setelah Masa Pandemi". Acara yang diselenggarakan secara virtual ini menghadirkan Ketua Apindo (Asosiasi Pengusaha Indonesia) Hariyadi BS Sukamdani.
Hadir pula Rektor Universitas Al Azhar Indonesia, Prof Asep Saefuddin; Ketua Bidang Dikti, Diklat & Litbang YPIA, Ahmad H Lubis; serta Bendahara Umum YPIA, Ade Jamal. Acara ini sendiri dihadiri lebih dari 430 peserta.
"Kami menyadari memperkuat startup di Indonesia selama masa pandemik merupakan hal yang penting, di samping banyaknya perusahaan rintisan dan UKM di Indonesia. UAI juga memiliki marketplace yakni tajeer.store yang dapat digunakan untuk membantu mahasiswa maupun masyarakat umum yang memiliki usaha. Upaya ini juga merupakan bentuk peran UAI membantu UKM dimasa pandemi," kata Prof Asep Saefuddin saat membuka webinar.
Terpanggil dengan kondisi tersebut, Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) menggelar webinar rangkaian Milad UAI bertema “Memperkuat Start Up Berbasis Inovasi dan Teknologi yang survive dan Semakin Kuat Setelah Masa Pandemi". Acara yang diselenggarakan secara virtual ini menghadirkan Ketua Apindo (Asosiasi Pengusaha Indonesia) Hariyadi BS Sukamdani.
Hadir pula Rektor Universitas Al Azhar Indonesia, Prof Asep Saefuddin; Ketua Bidang Dikti, Diklat & Litbang YPIA, Ahmad H Lubis; serta Bendahara Umum YPIA, Ade Jamal. Acara ini sendiri dihadiri lebih dari 430 peserta.
"Kami menyadari memperkuat startup di Indonesia selama masa pandemik merupakan hal yang penting, di samping banyaknya perusahaan rintisan dan UKM di Indonesia. UAI juga memiliki marketplace yakni tajeer.store yang dapat digunakan untuk membantu mahasiswa maupun masyarakat umum yang memiliki usaha. Upaya ini juga merupakan bentuk peran UAI membantu UKM dimasa pandemi," kata Prof Asep Saefuddin saat membuka webinar.
Lihat Juga :