Kurangi Efek Perubahan Iklim, Ilmuwan Siap Redupkan Matahari
Minggu, 29 November 2020 - 19:36 WIB
Dalam beberapa tahun terakhir, penduduk Cape Town telah mengalami beberapa musim kemarau yang ekstrim, dan ancaman kekeringan 'Hari Nol' yang membayangi, yang akan menyebabkan kekurangan air turun di bawah tingkat yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan seluruh penduduk.
(Baca juga : Tyson Pakai Peci Hitam, Ini yang Iron Mike Lakukan di Ruang Ganti )
Pada tahun 2017, kota ini mengalami penurunan kapasitas waduk menjadi hanya 13% selama musim kemarau yang digambarkan sebagai peristiwa 1 dalam 384 tahun.
Para ilmuwan dan otoritas pemerintah sedang mempertimbangkan beberapa cara untuk mengurangi efek perubahan iklim , dan para peneliti yang terlibat dalam makalah ini mengklaim metode mereka, yang dikenal sebagai Suntikan Aerosol Strategis (SAI), dapat mengurangi panasnya matahari.
(Baca juga : Negara Konsumen Soft Drink Terbanyak di Dunia, Tebak Mana Saja? )
(Baca juga : Tyson Pakai Peci Hitam, Ini yang Iron Mike Lakukan di Ruang Ganti )
Pada tahun 2017, kota ini mengalami penurunan kapasitas waduk menjadi hanya 13% selama musim kemarau yang digambarkan sebagai peristiwa 1 dalam 384 tahun.
Para ilmuwan dan otoritas pemerintah sedang mempertimbangkan beberapa cara untuk mengurangi efek perubahan iklim , dan para peneliti yang terlibat dalam makalah ini mengklaim metode mereka, yang dikenal sebagai Suntikan Aerosol Strategis (SAI), dapat mengurangi panasnya matahari.
(Baca juga : Negara Konsumen Soft Drink Terbanyak di Dunia, Tebak Mana Saja? )
(wbs)
Lihat Juga :