Tak Selalu Buruk, Peneliti Simpulkan Bermain Game Bagus untuk Mental
Selasa, 24 November 2020 - 10:01 WIB
Hasil riset Oxford menemukan dampak positif dari bermain game, serta berhubungan pada kesejahteraan pemainnya. Foto/Ist
JAKARTA - Pada 2019, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menambahkan “gaming disorder” ke dalam daftar Klasifikasi Penyakit Internasional. Selama ini, pembahasan seputar video game dinilai terlalu berfokus pada aspek kecanduannya. (Baca juga: Sebut Respon Eropa Tidak Memadai, WHO Takutkan Adanya Gelombang Ketiga Covid-19 )
Terlalu sering bermain game bahkan kerap dikatakan sama buruknya dengan kecanduan narkoba. Banyak pembuat kebijakan yang khawatir jika bermain game terlalu lama, dianggap dapat berakibat buruk bagi kesejahteraan seseorang.
Namun, ilmuwan Oxford berkata lain dan menawarkan sudut pandang berbeda. Hasil riset yang mereka lakukan telah menemukan dampak positif dari bermain game, serta berhubungan pada kesejahteraan pemainnya.
Ini merupakan penelitian pertama yang mengamati data waktu bermain game secara aktual. Penelitian dilakukan dengan menganalisis dua game populer, yakni Plants vs Zombies: Battle for Neighborville dan Animal Crossing: New Horizons.
Terlalu sering bermain game bahkan kerap dikatakan sama buruknya dengan kecanduan narkoba. Banyak pembuat kebijakan yang khawatir jika bermain game terlalu lama, dianggap dapat berakibat buruk bagi kesejahteraan seseorang.
Namun, ilmuwan Oxford berkata lain dan menawarkan sudut pandang berbeda. Hasil riset yang mereka lakukan telah menemukan dampak positif dari bermain game, serta berhubungan pada kesejahteraan pemainnya.
Ini merupakan penelitian pertama yang mengamati data waktu bermain game secara aktual. Penelitian dilakukan dengan menganalisis dua game populer, yakni Plants vs Zombies: Battle for Neighborville dan Animal Crossing: New Horizons.
Lihat Juga :