Kemungkinan Benda Angkasa yang Jatuh di Medan Lebih dari 1 Sangat Besar
Rabu, 18 November 2020 - 13:50 WIB
Bumi selalu melewati jalur lintasan Swift-Tuttle setiap bulan Agustus. Ketika saat ini tiba, debu angkasa dan batuan yang tercecer itu pun tertarik gravitasi dan memasuki atmosfer sebagai hujan meteor.
Hujan meteor Perseid tercatat sebagai hujan meteor paling populer dan dinantikan sepanjang tahun.
Perseid menjadi begitu populer karena ia adalah salah satu hujan meteor tahunan terbesar. NASA memperkirakan bahwa ada lebih dari seratus meteor yang berjatuhan setiap jamnya ketika peristiwa ini terjadi. Mereka akan melesat dengan kecepatan 59 kilometer per detik sehingga kita bisa melihatnya cukup jelas.
Perseid juga terkenal dengan bola-bola apinya, Dan jika kamu beruntung, kamu akan melihat ledakan cahaya yang cukup besar di angkasa dengan warna yang beragam. Bola api tersebut berasal dari batuan komet yang lebih besar. Namun tenang saja, mereka tidak akan mencapai Bumi.
Hingga berita ini ditayangkan SINDOnews tengah meminta keterangan dari pihak LAPAN.
Hujan meteor Perseid tercatat sebagai hujan meteor paling populer dan dinantikan sepanjang tahun.
Perseid menjadi begitu populer karena ia adalah salah satu hujan meteor tahunan terbesar. NASA memperkirakan bahwa ada lebih dari seratus meteor yang berjatuhan setiap jamnya ketika peristiwa ini terjadi. Mereka akan melesat dengan kecepatan 59 kilometer per detik sehingga kita bisa melihatnya cukup jelas.
Perseid juga terkenal dengan bola-bola apinya, Dan jika kamu beruntung, kamu akan melihat ledakan cahaya yang cukup besar di angkasa dengan warna yang beragam. Bola api tersebut berasal dari batuan komet yang lebih besar. Namun tenang saja, mereka tidak akan mencapai Bumi.
Hingga berita ini ditayangkan SINDOnews tengah meminta keterangan dari pihak LAPAN.
(wbs)
Lihat Juga :