Peretas Sukses Tipu TikTok untuk Tayangkan Video COVID-19 Hoax
Kamis, 16 April 2020 - 04:00 WIB
Dua pengembang iOS yang dikenal sebagai Mysk telah mengeksploitasi kerentanan di jaringan berbagi video TikTok. Foto/Ist
JAKARTA - Pandemik virus Corona memaksa orang di seluruh dunia untuk tinggal di rumahnya. Akibatnya, jumlah pengguna jejaring sosial dan layanan obrolan melonjak tajam. Aplikasi-aplikasi ini mereka gunakan untuk membunuh rasa bosan di dalam rumah dalam periode lama.
Namun peningkatan lalu lintas menimbulkan masalah keamanan di beberapa platform. Misalnya fitur Direktori Perusahaan Zoom yang memungkinkan pengguna memiliki akses ke kontak dengan nama domain kustom yang sama dan memperlihatkan data pribadi ribuan orang.
Warga dunia pun diminta waspada tentang isu kerentanan keamanan siber ini. Jika tak waspada, bisa jadi Anda akan menjadi korban berikutnya. Simak saja apa yang dilaporkan Android Authority seperti dilansir Phone Arena, baru-baru ini.
Dalam laporannya dikatakan, duo pengembang iOS yang dikenal sebagai Mysk telah mengeksploitasi kerentanan di jaringan berbagi video TikTok. Kerentanan itu mereka gunakan untuk bertukar konten dan menampilkan video COVID-19 palsu. Kedua pengembang iOS itu melakukan peretasan sederhana yang dimungkinkan oleh protokol HTTP yang kurang aman digunakan TikTok.
Namun peningkatan lalu lintas menimbulkan masalah keamanan di beberapa platform. Misalnya fitur Direktori Perusahaan Zoom yang memungkinkan pengguna memiliki akses ke kontak dengan nama domain kustom yang sama dan memperlihatkan data pribadi ribuan orang.
Warga dunia pun diminta waspada tentang isu kerentanan keamanan siber ini. Jika tak waspada, bisa jadi Anda akan menjadi korban berikutnya. Simak saja apa yang dilaporkan Android Authority seperti dilansir Phone Arena, baru-baru ini.
Dalam laporannya dikatakan, duo pengembang iOS yang dikenal sebagai Mysk telah mengeksploitasi kerentanan di jaringan berbagi video TikTok. Kerentanan itu mereka gunakan untuk bertukar konten dan menampilkan video COVID-19 palsu. Kedua pengembang iOS itu melakukan peretasan sederhana yang dimungkinkan oleh protokol HTTP yang kurang aman digunakan TikTok.
Lihat Juga :