Seperti Manusia, Baterai Ponsel Bisa Stres, Ini Penyebabnya!
Selasa, 27 Oktober 2020 - 13:21 WIB
”Dikembangkan dengan artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan yang memiliki kemampuan mempelajari kebiasaan pengguna saat melakukan pengisian daya ponsel menjelang tidur,” ujar PR Manager Oppo Indonesia Aryo Meidianto A.
”Fitur ini dikembangkan dengan AI Night Charging akan membatasi waktu pengisian saat daya baterai telah mencapai 100%,” tambahnya.
Tips lain, sebaiknya pengguna melakukan pengecasan baterai sesegera mungkin ketika daya baterai menipis. Tidak perlu menunggu melakukan pengisian ulang daya hingga smartphone mati total atau kapasitas baterai mencapai 0%.
BACA JUGA : Kocak, Ngebet Headset Gaming, Pembeli Tawarkan Barter dengan Mesin Gerinda
Pengisian baterai dalam kondisi kosong akan memakan waktu lebih lama dibanding saat daya masih tersisa kurang dari setengah.
Idealnya, ketika indikator baterai smartphone menunjukkan level 35% atau 40%, maka segera lakukan pengisian daya.
Hal ini sebenarnya berlaku tidak hanya untuk smartphone Oppo dan dapat diaplikasikan ke hampir semua peranti Android lain agar kapasitas baterai tetap terjaga.
”Fitur ini dikembangkan dengan AI Night Charging akan membatasi waktu pengisian saat daya baterai telah mencapai 100%,” tambahnya.
Tips lain, sebaiknya pengguna melakukan pengecasan baterai sesegera mungkin ketika daya baterai menipis. Tidak perlu menunggu melakukan pengisian ulang daya hingga smartphone mati total atau kapasitas baterai mencapai 0%.
BACA JUGA : Kocak, Ngebet Headset Gaming, Pembeli Tawarkan Barter dengan Mesin Gerinda
Pengisian baterai dalam kondisi kosong akan memakan waktu lebih lama dibanding saat daya masih tersisa kurang dari setengah.
Idealnya, ketika indikator baterai smartphone menunjukkan level 35% atau 40%, maka segera lakukan pengisian daya.
Hal ini sebenarnya berlaku tidak hanya untuk smartphone Oppo dan dapat diaplikasikan ke hampir semua peranti Android lain agar kapasitas baterai tetap terjaga.
(dan)
Lihat Juga :