Minimalisir Risiko Tenaga Nuklir, Butuh Pengawasan Ketat

Senin, 26 Oktober 2020 - 21:44 WIB
Kepala Badan Pengawas Teknologi Nuklir (Bapeten) Jazi Eko Istiyanto mengatakan, peran lebih aktif dari pemikir-pemikir ilmiah di bidang nuklir akan meningkat secara proporsional dengan peran kepakaran di semua bidang.

"Semua faktor yang berpotensi memengaruhi pemanfaatan penggunaan tenaga nuklir, serta pengawasannya, perlu diantisipasi, dan semestinya tidak mengurangi keefektifan pengawasan untuk mencapai tujuannya," ujar dia dalam konferensi pers virtual, di Jakarta, Senin, (26/10/2020).

Menurut Jazi, dengan terwujudnya keselamatan dalam pemanfaatan tenaga nuklir yang dilaksanakan oleh Bapetan memerlukan dukungan dan peran serta pemangku kepentingan lain, juga masyarakat.

"Dalam mencapai tujuan pengawasan ketenaganukliran, tidak semata-mata fungsi otorisasi harus dominan, terdapat peran publik dan kepakaran yang memberikan kontribusi pencapaian tujuan dimaksud," katanya.

Untuk itu, Bapeten telah mewadahi dengan penyelenggaraan agenda tahunan kegiatan Seminar Keselamatan Nuklir (SKN). Penyelenggaraan seminar di bidang pengawasan ketenaganukliran menjadi salah satu sarana meningkatkan peran pakar dan publik tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!