Ilmuwan: Alien Penghuni 1.000 Bintang Terdekat Bisa Lacak Kehidupan di Bumi

Sabtu, 24 Oktober 2020 - 22:09 WIB
Para astronom telah menemukan lebih dari 4.000 exoplanet yang ditemukan dengan "metode transit". Metode ini mendeteksi penurunan kecerahan kecil yang disebabkan ketika "dunia" yang mengorbit melintasi wajah bintang induknya, dari sudut pandang pengamat.

Strategi itu terbukti sangat efektif digunakan oleh teleskop luar angkasa Kepler, periskop perintis NASA yang saat ini digunakan oleh penggantinya, Transiting Exoplanet Survey Satellite (TESS).

Dalam waktu dekat, para peneliti juga akan dapat memindai atmosfer beberapa planet transit terdekat untuk mencari tanda-tanda kehidupan yang potensial. Pencarian ini menjadi salah satu dari banyak tugas yang dilakukan oleh James Webb Space Telescope milik NASA yang nilainya USD9,8 miliar. Teleskop dijadwalkan diluncurkan pada akhir tahun depan.

Dalam studi baru, Kaltenegger dan rekannya, Joshua Pepper, profesor fisika di Universitas Lehigh, menganggap Bumi sebagai target survei planet transit daripada sumber survei.

Para ilmuwan meneliti kumpulan data TESS dan pesawat luar angkasa Gaia yang memetakan bintang di Eropa, mencari bintang dalam jarak 100 parsec (sekitar 326 tahun cahaya) yang sejajar dengan ekliptika, bidang orbit Bumi mengelilingi Matahari. Penjajaran seperti itu diperlukan untuk melihat Bumi melintasi wajah Matahari.

"Pencarian ini menemukan 1.004 bintang urutan utama yang memenuhi syarat -bintang yang, seperti Matahari kita, memadukan hidrogen menjadi helium di intinya. Dan 508 dari bintang-bintang itu 'menjamin pengamatan minimum selama 10 jam dari transit Bumi' melintasi wajah Matahari," tulis Kaltenegger dan Pepper dalam studi baru yang dipublikasikan online, Selasa (20/10/2020) di jurnal Monthly Notices of the Royal Astronomical Society: Letters.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!