Sistem Sensor Fotonik Baru Mampu Mendeteksi Virus COVID-19
Sabtu, 24 Oktober 2020 - 19:08 WIB
Halir menjelaskan bahwa sistem mereka akan menambah fungsionalitas yang mampu digunakan dengan tepat. Mereka juga menawarkan hasil cepat dan berbiaya murah di masa depan.
Penelitian ini mendapat dukungan dana dari Pemerintah Andalusia sebesar EUR 95.000. Dana ini akan digunakan selama setahun untuk menujukkan kelangsungan sistem mereka.
Pengusul proyek, Andalusian Center for Nanomedicine and Biotechnology (BIONAND), telah berkolaborasi dengan R & D dan I UMA. Mereka akan bekerja di Laboratorium Biomimetic Dendrimers and Photonics dan Laboratorium Photonics and Radiofrequency yang dipimpin oleh profesor Ezequiel Perez-Inestrosa dan Inigo Molina-Fernandez.
Sekarang, tim peneliti sudah memiliki prototipe nyata dari sistem penginderaan berdasarkan chip fotonik dan alat pengukur. Keduanya mampu mendeteksi protein dalam konsentrasi yang sangat rendah, termasuk peradangan dan biomarker antibodi pada pasien yang alergi terhadap antibiotik.
Prototipe ini telah dikembangkan selama empat tahun terakhir dan menawarkan hasil kuantitatif dalam hitungan menit. Kepekaan sistem semacam ini mampu mendeteksi perubahan indeks refraksi seperseratus juta.
Penelitian ini mendapat dukungan dana dari Pemerintah Andalusia sebesar EUR 95.000. Dana ini akan digunakan selama setahun untuk menujukkan kelangsungan sistem mereka.
Pengusul proyek, Andalusian Center for Nanomedicine and Biotechnology (BIONAND), telah berkolaborasi dengan R & D dan I UMA. Mereka akan bekerja di Laboratorium Biomimetic Dendrimers and Photonics dan Laboratorium Photonics and Radiofrequency yang dipimpin oleh profesor Ezequiel Perez-Inestrosa dan Inigo Molina-Fernandez.
Sekarang, tim peneliti sudah memiliki prototipe nyata dari sistem penginderaan berdasarkan chip fotonik dan alat pengukur. Keduanya mampu mendeteksi protein dalam konsentrasi yang sangat rendah, termasuk peradangan dan biomarker antibodi pada pasien yang alergi terhadap antibiotik.
Prototipe ini telah dikembangkan selama empat tahun terakhir dan menawarkan hasil kuantitatif dalam hitungan menit. Kepekaan sistem semacam ini mampu mendeteksi perubahan indeks refraksi seperseratus juta.
Lihat Juga :