Pasien COVID-19 Gunakan Remdesivir Selama Lima Hari Habiskan Rp47 Juta

Sabtu, 24 Oktober 2020 - 12:07 WIB
Asal Remdesivir

Awalnya Remdesivir dirancang untuk mengobati Ebola dan Hepatitis C. Remdesivir bekerja dengan meniru nukleotida, salah satu blok bangunan molekuler yang bersatu untuk membangun gen virus.

Peniru molekuler ini dapat menyusup ke materi genetik virus Corona dan menghentikannya menginfeksi sel. Kebanyakan pasien mentolerir pengobatan dengan baik, yang berarti efek samping yang merugikan jarang terjadi.

Di Indonesia, Remdesivir juga menjadi obat resmi yang digunakan tenaga kesehatan bagi pasien COVID-19. (Baca juga: Cegah COVID-19 Saat Libur Panjang, Ancol Bentuk Satgas Perketat Protokol Kesehatan )
(iqb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!