Vendor Sulit Daftarkan IMEI Ponsel Baru, Ini Penjelasan Resmi Kominfo

Senin, 12 Oktober 2020 - 20:42 WIB
Kementerian Kominfo menegaskan CEIR berjalan normal dan berfungsi baik. Pernyataan ini menyangkal keluhan vendor yang mengaku sulit mendaftar IMEI ponsel baru. Foto/Muh Iqbal M/SINDOnews
JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) mengklarifikasi informasi penuhnya kapasitas mesin Centralized Equipment Identity Register (CEIR), sehingga mengganggu proses registrasi International Mobile Equipment Identity (IMEI). (Baca juga: Vendor Ngaku Kesulitan Daftarkan IMEI Ponsel Baru ke Pemerintah )

Direktur Jenderal Sumber Data dan Perangkat Informatika Kemkominfo, Ismail, mengatakan, mesin CEIR selama ini berjalan normal dan berfungsi baik. Data IMEI perangkat handphone, komputer, tablet (HKT) produksi dan impor terbaru sampai 10 Oktober sudah dimasukkan ke CEIR.



“Sudah di-upload data IMEI ponsel baru yang kemarin sempat tertunda,” kata Ismail dalam keterangan tertulisnya, Senin (12/10/2020).

Sebagai pusat pengelolaan informasi IMEI, mesin CEIR dibangun oleh Asosiasi Telekomunikasi Seluler Indonesia (ATSI) untuk mengintegrasikan sistem Equipment Identity Register dari lima operator. Penyempurnaan sistem dilakukan terus menerus untuk menjamin kesiapan pengendalian IMEI. “Kapasitas mesin CEIR saat ini mencukupi untuk menerima data terbaru,” katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!