Orang Tua Waspadalah, Ada Virus dan Bakteri Bekerja Sama Merusak Otak Bayi

Senin, 05 Oktober 2020 - 04:00 WIB
CMV juga ditemukan pada sampel cairan serebrospinal dari 8 bayi dengan hidrosefalus pascainfeksi dan tidak ada bayi yang sebelumnya tidak mengalami infeksi.

Virus ini ditemukan di seluruh dunia, dan meskipun biasanya menyebabkan gejala ringan pada orang dewasa, virus dapat menyebabkan gejala yang lebih serius pada bayi. Seperti kerusakan otak, kejang dan gagal tumbuh, ungkap National CMV Foundation. Bayi bisa lahir dengan CMV atau mereka bisa terinfeksi CMV sejak dini.

"Asal muasal infeksi bakteri lebih misterius. Meskipun mungkin ditemukan di tanah atau di air, lebih banyak pekerjaan diperlukan untuk memahami di mana bakteri hidup," kata Schiff.

Namun, para peneliti menemukan korelasi -bukan penyebab- antara mikroba ini dan hidrosefalus. Mereka tidak yakin bagaimana virus dan bakteri terkait satu sama lain dan apakah mereka bekerja sama untuk menyebabkan otak berbahaya menyerang bayi baru lahir, atau hanya kebetulan berada di sana. (Baca juga: Terkonfirmasi, Galaxy S21 Ultra akan Dilengkapi dengan Stylus S Pen )
(iqb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!