Alasan Privasi, Zoom Perbolehkan Pengguna Berbayar Pilih Data Center
Rabu, 15 April 2020 - 13:52 WIB
Zoom menyebut, para pengguna berbayar bakal bisa memilih panggilannya akan diarahkan ke data center tertentu, sesuai dengan region mereka.
Saat ini Zoom mengelompokkan pusat data ke dalam wilayah Australia, Kanada, Cina, Eropa, India, Jepang / Hong Kong, Amerika Latin, dan Amerika Serikat.
Perlu dicatat, hanya pengguna berbayar Zoom yang bisa memilih lokasi data center. Sementara, pengguna yang memakai layanan Zoom secara gratis tidak bisa mengubah wilayah data center.
Artinya pengguna gratisan di luar China tidak bisa protes jika pihak Zoom mengarahkan panggilan mereka ke data center yang ada di China.
Dilaporkan sebelumnya pada 3 April, Citizen Lab mempublikasikan laporan mereka yang mendeskripsikan bagaimana Zoom kadang mengarahkan panggilan ke server China.
Saat ini Zoom mengelompokkan pusat data ke dalam wilayah Australia, Kanada, Cina, Eropa, India, Jepang / Hong Kong, Amerika Latin, dan Amerika Serikat.
Perlu dicatat, hanya pengguna berbayar Zoom yang bisa memilih lokasi data center. Sementara, pengguna yang memakai layanan Zoom secara gratis tidak bisa mengubah wilayah data center.
Artinya pengguna gratisan di luar China tidak bisa protes jika pihak Zoom mengarahkan panggilan mereka ke data center yang ada di China.
Dilaporkan sebelumnya pada 3 April, Citizen Lab mempublikasikan laporan mereka yang mendeskripsikan bagaimana Zoom kadang mengarahkan panggilan ke server China.
Lihat Juga :