Aksesoris Ponsel yang Dianggap Punah Akan segera Kembali

Senin, 13 Juli 2026 - 08:36 WIB
Untuk konsol game genggam generasi terbaru seperti Nintendo Switch 2 atau MSI Claw 8 AI+, persyaratan kecepatan penyimpanan telah meningkat secara signifikan. Perangkat ini mendukung standar MicroSD Express, tetapi dengan harga yang jauh lebih tinggi daripada kartu memori tradisional, sehingga belum menjadi pilihan praktis bagi pengguna rata-rata.

Sementara itu, dashcam, drone, dan action camera memprioritaskan kemampuan perekaman data berkelanjutan. Untuk merekamvideo4K pada 60 frame per detik, pengguna harus memilih kartu memori yang memenuhi standar V30 atau lebih tinggi, setara dengan kecepatan tulis minimum 30 MB/s.

Bagi mereka yang sering membuat film profesional atau merekam dalam kondisi ekstrem, kartu memori yang menggunakan chip TLC dari merek-merek ternama akan menawarkan daya tahan yang lebih baik, serta ketahanan terhadap guncangan, air, dan panas.

Dalam kategori kamera pengawasan, kebutuhannya sangat berbeda. Perangkat ini terutama merekam terus menerus 24/7 dengan mekanisme penimpaan otomatis, sehingga kecepatan bukanlah faktor terpenting. Pengguna harus memprioritaskan kartu memori dengan daya tahan tinggi, yang memenuhi standar V10 atau yang setara, untuk menyeimbangkan biaya dan masa pakai.

Setelah bertahun-tahun hampir menghilang dari ponsel pintar, slot kartu memori mungkin akan muncul kembali di beberapa model Android. Menurut berbagai laporan rantai pasokan, produsen ponsel sedang mempertimbangkan untuk menghadirkan kembali fitur ini guna mengurangi tekanan biaya di tengah kenaikan harga chip memori.

Penambahan slot kartu MicroSD membantu produsen mengurangi ketergantungan mereka pada memori internal berkapasitas besar, sekaligus memberi pengguna lebih banyak pilihan untuk menyimpan foto, video, atau dokumen. Namun, solusi ini masih memiliki sejumlah keterbatasan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!