Mengapa Orbit Bumi Berputar Tak Terkendali? Ternyata Ini Penyebabnya

Selasa, 07 Juli 2026 - 18:16 WIB
Contoh tipikalnya termasuk SpaceX dengan idenya untuk mengoperasikan satu juta satelit sebagai pusat data, atau Reflect Orbital dengan rencananya untuk meluncurkan 50.000 satelit seperti cermin untuk memantulkan sinar matahari di malam hari.

Kemunculan entitas yang sangat bercahaya ini akan mengubah tampilan langit malam, menciptakan garis-garis cahaya yang merusak data dari teleskop bidang lebar seperti Vera C. di Observatorium Rubin.

ESO merekomendasikan bahwa, untuk menjaga fungsi astronomi modern, ambang batas aman maksimum harus dibatasi hingga di bawah 100.000 satelit redup.

Yang lebih mengkhawatirkan, ruang hidup bagi perangkat-perangkat ini semakin berkurang secara signifikan akibat krisis iklim di bawah permukaan bumi. Sebuah studi tahun 2025 oleh Massachusetts Institute of Technology (MIT) menunjukkan bahwa akumulasi emisi gas rumah kaca mendinginkan dan menyusutkan termosfer bumi.

Fenomena ini secara drastis mengurangi hambatan atmosfer alami – faktor yang bertindak seperti "sapu" untuk menarik satelit yang sudah tidak berfungsi dan puing-puing luar angkasa ke bawah agar terbakar saat memasuki kembali orbit.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!