Seratus Tahun Sekali: Krisis Chip Memory Bikin MacBook hingga iPad Naik Harga, iPhone Berikutnya?

Jum'at, 26 Juni 2026 - 21:05 WIB

Dampak Pasar: Smartphone Turun 14 Persen Tahun Ini

Lonjakan harga sudah berdampak besar pada proyeksi penjualan device 2026. Research firm IDC memperkirakan smartphone market akan mengalami penurunan tahunan terbesar dalam sejarah: hampir 14 persen.

PC market diproyeksikan turun 11,3 persen. Ini bukan angka kecil.

Tarun Pathak, research director Counterpoint, memperkirakan biaya komponen yang lebih tinggi bisa menambah sekira USD200 per iPhone (sekira Rp3.580.000).

Artinya, iPhone next generation besar kemungkinan akan lebih mahal—dan pengumuman kenaikan harga mungkin akan datang menjelang peluncuran musim gugur.

Nabila Popal dari IDC mengatakan: "iPhone tidak terhindarkan. Kenaikannya akan datang. Ini strategi Apple untuk mengumumkan kenaikan harga sebelum peluncuran fall, sehingga headline saat launch bukan tentang harga tetapi tentang nilai yang dibawa phone baru."

FAQ: Siapa yang Paling Terdampak?

Apakah brand HP lain juga akan naik harga?

Sangat mungkin. Semua brand menggunakan memory chips yang sama dari suppliers yang sama. Delay akan terjadi, tetapi kenaikan harga kemungkinan besar akan merambah ke seluruh industri dalam beberapa minggu atau bulan ke depan.

Kapan iPhone harga akan naik?

Apple belum mengumumkan. Tetapi analis percaya kenaikan akan diumumkan mendekati peluncuran produk baru di musim gugur (September-Oktober 2026).

Berapa lama situasi ini akan bertahan?

Tidak ada yang tahu pasti. Xbox mengatakan biaya memory diproyeksikan akan berlipat ganda lagi hingga 2027, membuka kemungkinan kenaikan harga lebih lanjut.

Produk apa yang paling terdampak?

Device dengan memory besar seperti laptop, desktop, server, dan tablet. Smartphone sedikit lebih tahan karena lebih efisien dalam penggunaan memory, tetapi kenaikan tetap akan terjadi.

Apakah shortage akan mempengaruhi AI chipmakers seperti Nvidia?

Tidak. Mereka malah untung. Long-term contracts mereka dengan memory makers memberikan akses prioritas, sementara kompetitor dan konsumen terpaksa antri.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!