Lagi, Telkomsel Bareng Kemenag Muluskan Belajar Jarak Jauh di Madrasah
Senin, 21 September 2020 - 22:04 WIB
Sementara, Direktur Kurikulum Sarana Prasarana Kesiswaan dan Kelembagaan (KSKK) Madrasah Kementerian Agama Ahmad Umar mengatakan, Kemenag sangat berterima kasih atas kepedulian Telkomsel untuk memberikan bantuan kartu perdana dan kuota internet sebesar 10 GB kepada siswa madrasah yang membutuhkan. "Melalui jaringan Telkomsel yang unggul kami harap dapat memudahkan siswa dalam kegiatan pembelajaran jarak jauh,” ujarnya.
Dia menjelaskan, Program Madrasah Digital Belajar Jarak Jauh dirancang untuk menunjang para pemangku kepentingan di lingkungan madrasah dan keluarga besar Kementerian Agama dalam menjalankan kegiatan pembelajaran jarak jauh. Inisiatif tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi para peserta didik dan pendidik Kementerian Agama dalam menjalani cara baru pada kegiatan belajar mengajar di tengah situasi pandemik seperti sekarang. Program Madrasah Digital Belajar Jarak Jauh sendiri dimulai dari 21 September-31 Desember 2020.
Telkomsel berinisiatif memberikan dukungan nyata terhadap program tersebut dengan menyediakan kartu perdana yang sudah disertai kuota data 10 GB dari Paket MBJJ (Merdeka Belajar Jarak Jauh) senilai Rp10. Plus dilengkapi paket renewal dengan kuota 11 GB senilai Rp5.000.
"Telkomsel akan melakukan distribusi kartu perdana khusus tersebut kepada institusi madrasah yang telah mendaftarkan diri di sistem pendataan online Kementerian Agama," sebut Ririn.
Di samping itu, Telkomsel juga akan mengadakan webinar bertema “Merdeka Belajar Jarak Jauh Pendidikan Madrasah melalui Teknologi Digital dengan Jaringan Terluas” pada akhir September 2020. Kegiatan ini dapat diikuti secara umum untuk mendapatkan informasi lebih lengkap dari kolaborasi lanjutan antara Telkomsel dan Kementerian Agama ini.
Dia menjelaskan, Program Madrasah Digital Belajar Jarak Jauh dirancang untuk menunjang para pemangku kepentingan di lingkungan madrasah dan keluarga besar Kementerian Agama dalam menjalankan kegiatan pembelajaran jarak jauh. Inisiatif tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi para peserta didik dan pendidik Kementerian Agama dalam menjalani cara baru pada kegiatan belajar mengajar di tengah situasi pandemik seperti sekarang. Program Madrasah Digital Belajar Jarak Jauh sendiri dimulai dari 21 September-31 Desember 2020.
Telkomsel berinisiatif memberikan dukungan nyata terhadap program tersebut dengan menyediakan kartu perdana yang sudah disertai kuota data 10 GB dari Paket MBJJ (Merdeka Belajar Jarak Jauh) senilai Rp10. Plus dilengkapi paket renewal dengan kuota 11 GB senilai Rp5.000.
"Telkomsel akan melakukan distribusi kartu perdana khusus tersebut kepada institusi madrasah yang telah mendaftarkan diri di sistem pendataan online Kementerian Agama," sebut Ririn.
Di samping itu, Telkomsel juga akan mengadakan webinar bertema “Merdeka Belajar Jarak Jauh Pendidikan Madrasah melalui Teknologi Digital dengan Jaringan Terluas” pada akhir September 2020. Kegiatan ini dapat diikuti secara umum untuk mendapatkan informasi lebih lengkap dari kolaborasi lanjutan antara Telkomsel dan Kementerian Agama ini.
Lihat Juga :