Kantongi Laba Rp33,72 Miliar, Elitery (ELIT) Fokus Kembangkan AI dan Cybersecurity
Rabu, 17 Juni 2026 - 16:12 WIB
Ia menambahkan pada 2025, Elitery mencatatkan kenaikan laba bersih sebesar 30,35% secara tahunan (YoY) menjadi Rp33,72 miliar. Pencapaian ini mencerminkan kemampuan perseroan dalam menjaga kualitas profitabilitas di tengah optimalisasi pendapatan usaha yang tercatat sebesar Rp462,86 miliar. Pada periode sama, laba kotor perseroan meningkat 7,69% menjadi Rp124,33 miliar.
Kinerja ini didukung fokus Elitery pada layanan bernilai tambah tinggi termasuk penguatan solusi cloud, managed services, dan keamanan siber proaktif. Ini tercermin dari peningkatan gross profit margin dari 24,14% jadi 26,86% dan kenaikan EBITDA 17,49% menjadi Rp68,69 miliar.
Dari sisi neraca, lanjut Kresna, fundamental keuangan perseroan juga menunjukkan penguatan. Aset lancar meningkat menjadi Rp171,58 miliar, sementara posisi kas dan bank menguat menjadi Rp41,74 miliar.
"Tingkat kesehatan keuangan perseroan turut membaik seperti tercermin dari kenaikan Current Ratio dari 1,35 menjadi 1,24 pada 2025, serta penurunan Debt to Equity Ratio dari 1,08 jadi 0,88 pada 2025," tuturnya.
Ia menambahkan penguatan struktur keuangan pun terlihat dari penurunan total liabilitas sebesar 4,52% menjadi Rp138,65 miliar, sedangkan ekuitas perseroan tumbuh 17,84% jadi Rp158,06 miliar.
"Dengan fundamental keuangan yang semakin solid, Elitery berada pada posisi lebih kuat melanjutkan strategi ekspansi, memperkuat inovasi layanan, dan meningkatkan daya saing sebagai perusahaan teknologi Indonesia dengan standar layanan global," pungkas Kresna.
Kinerja ini didukung fokus Elitery pada layanan bernilai tambah tinggi termasuk penguatan solusi cloud, managed services, dan keamanan siber proaktif. Ini tercermin dari peningkatan gross profit margin dari 24,14% jadi 26,86% dan kenaikan EBITDA 17,49% menjadi Rp68,69 miliar.
Dari sisi neraca, lanjut Kresna, fundamental keuangan perseroan juga menunjukkan penguatan. Aset lancar meningkat menjadi Rp171,58 miliar, sementara posisi kas dan bank menguat menjadi Rp41,74 miliar.
"Tingkat kesehatan keuangan perseroan turut membaik seperti tercermin dari kenaikan Current Ratio dari 1,35 menjadi 1,24 pada 2025, serta penurunan Debt to Equity Ratio dari 1,08 jadi 0,88 pada 2025," tuturnya.
Ia menambahkan penguatan struktur keuangan pun terlihat dari penurunan total liabilitas sebesar 4,52% menjadi Rp138,65 miliar, sedangkan ekuitas perseroan tumbuh 17,84% jadi Rp158,06 miliar.
"Dengan fundamental keuangan yang semakin solid, Elitery berada pada posisi lebih kuat melanjutkan strategi ekspansi, memperkuat inovasi layanan, dan meningkatkan daya saing sebagai perusahaan teknologi Indonesia dengan standar layanan global," pungkas Kresna.
(unt)
Lihat Juga :