Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania

Minggu, 07 Juni 2026 - 08:32 WIB
Para peneliti menentukan bahwa struktur tersebut dibangun di atas fondasi batuan alami yang telah diratakan dengan lapisan material pengisi buatan. Di dalam struktur tersebut, ditemukan beberapa lapisan perapian dari periode penggunaan yang berbeda, yang menunjukkan bahwa tempat tersebut telah dihuni sejak lama.

Sampel organik dikumpulkan untuk dianalisis menggunakan penanggalan radiokarbon.

Salah satu ciri mencolok dari struktur ini adalah penggunaan lempengan basal besar yang dipasang secara vertikal untuk menopang atap. Banyak dari lempengan ini diamankan dengan pasak batu kecil di bagian dasarnya, sebuah teknik konstruksi yang sebelumnya tercatat di permukiman Neolitik akhir di Yordania.

Rumah itu cukup kecil, hanya berukuran sekitar 2 x 3 meter, dengan atap rendah. Menurut para arkeolog, desain ini mungkin membantu mempertahankan panas secara efektif selama musim dingin gurun yang keras, ketika suhu malam hari sering turun hingga mendekati atau di bawah 0 derajat Celcius.

Para peneliti percaya bahwa penemuan baru ini akan memberikan pencerahan tentang bagaimana penduduk prasejarah beradaptasi dengan lingkungan keras di gurun Yordania timur, dan memberikan wawasan lebih lanjut tentang perkembangan komunitas di wilayah tersebut ribuan tahun yang lalu
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!